Kesehatan

Jika di Garut Selatan Ada Puskesmas Tidak Layak, Laporkan ke Komisi IX

×

Jika di Garut Selatan Ada Puskesmas Tidak Layak, Laporkan ke Komisi IX

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Maroko di Kecamatan Cibalong, Garut Selatan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Legislator asal Garut Selatan yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Haerudin mengaku tidak ingin ada puskesmas di wilayah Garut Selatan yang tidak layak. Jika masih ada, masyarakat dipersilahkan untuk melaporkannya.

“Jika di sini masih ada puskesmas yang kurang layak para warga bisa menegur saya, karena itu menjadi tugas dan fungsi saya di komisi IX,” tutur Haerudin dalam kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan untuk usia remaja di Garut Selatan, belum lama ini.

Ia menuturkan masalah kesehatan apapun menjadi tanggung jawab Komisi IX khususnya di wilayah Garut Selatan. “Jangan ada lagi puskesmas jelek, puskesmas kekurangan tempat tidur untuk pasien, saya ingin kesehatan di Kabupaten Garut khusunya terus meningkat baik sarana ataupun sumber dayanya,” ungkapnya.

Baca Juga:   Dinkes Garut Siapkan Ini Jika Terjadi Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Selain itu Haerudin juga menuturkan program genre ini harus dilaksanakan untuk mendidik anak remaja agar tidak menjadi pribadi yang tidak percaya diri. Dia mencontohkan, remaja jangan mudah berkecil hati meski hidup di bawah kemiskinan.

“Dengan adanya program genre ini kita sebagai orang tua harus membimbing mereka agar tidak berkecil hati dengan keadaan hidupnya sekarang, tapi dengan program genre kita harus ikut memotivasi mereka agar percaya diri bisa menyongsong kehidupan ke depan dengan hebat,” tuturnya.

Baca Juga:   Heboh Paguyuban Mirip Sunda Empire Muncul di Garut Selatan, Miliki Anggota Ribuan

Perwakilan dari Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlundungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Garut, Aos Sutarman menuturkan usia remaja yaitu antara 10 hingga 24 tahun yang belum berkeluarga. Mereka merupakan pondasi untuk negara. Oleh sebab itu remaja harus dibina agar bisa berdaya saing dengan masyarakat luar.

“Kita harus latih keahlian mereka karena sekarang kita lihat banyak sekali usia remaja produktif yang salah bergaul dan akhirnya terjerumus ke arah yang tidak baik, jadi kita harus bisa menjaga anak di usia remaja yang merupakan usia paling labil,” jelasnya. (IK/Gun)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *