GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 105 siswa SMKN 11 Garut yang akan melaksanakan praktek kerja industri (Parkerin) cenderung memilih Kabupaten dan Kota Bandung ketimbang Kabupaten Garut untuk menjadi lokasi praktek kerjanya.
Panitia Prakerin Ade Gunawan M.Pd mengatakan alasan siswa Prakerin SMKN 11 Garut tahun ajaran 2018 – 2019 itu cenderung lebih memilih Bandung sebagai lokasi praktek kerjanya, lantaran kebanyakan lulusan SMKN tersebut bekerja di Bandung.

“Selain itu, juga karena jarak ke Bandung lebih dekat, bisa ditempuh dengan waktu hanya 2,5 jam,” ujar dia, Kamis (31/1/2019), seraya menambahkan Prakerin akan dilaksanakan mulai 1 Februari sampai 17 April 2019.
Ade menjelaskan, ke-105 siswa SMKN 11 Garut itu akan melaksanakan Prakerin di 43 dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), yang tersebar di Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Bandung. “Yang di Bandung mencapai 80 persen, sementara sisanya (20 persen) memilih di Kabupaten Garut,” ujarnya.
Dikatakan Ade, pihaknya mengharapkan Prakerin ini mampu menjadi ajang pembelajaran praktek langsung sebagai bekal ilmu dan aplikasi pembelajaran selama siswa di dalam kelas. Kemudian, dengan Prakerin pula siswa diharapkan siap bekerja dan berwirausaha di masa mendatang.

“Ekses dari semua itu, diharapkan juga bisa membawa kebangkitan ekonomi khususnya di Kecamatan Cisewu dengan adanya wirausaha muda lulusan SMKN 11 Garut,” ucap dia.
Untuk diketahui, SMKN 11 Garut
yang beralamat di Jalan Purwabhakti No. 25 Cisewu, pada Kamis (31/1/2019) melepas 105 siswa kelas untuk melaksanakan prakerin tahun ajaran 2018-2019.
Ke-105 siswa itu berasal dari empat kompetensi keahlian: teknik audio video, teknik komputer dan jaringan, teknik bisnis sepeda motor, serta otomatisasi tata kelola perkantoran. (Reza NK)



.png)






