GOSIPGARUT.ID — Puluhan anak korban banjir di Kampung Sudika Indah, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogongkidul, Kabupaten Garut, tidak dapat sekolah karena pakaian seragam dan seluruh peralatan sekolahnya terendam banjir akibat luapan Sungai Cimanuk.
“Tidak bisa sekolah karena baju, sepatunya tidak ada, terbawa banjir,” kata Devi siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Haurpanggung di lokasi banjir Kampung Sudika Indah, Senin (21/1/2019).
Ia merupakan satu dari puluhan temannya sesama tingkat sekolah dasar yang tidak dapat sekolah.
Devi mengaku seluruh pakaian seragam sekolahnya, sepatu, termasuk buku dan peralatan sekolah lainnya terendam air sungai dan penuh lumpur. “Tidak ada yang bisa dibawa, kantong, sepatu, juga seragam saya terendam banjir,” katanya.
Siswi lainnya, Hasna mengaku sama tidak dapat pergi ke sekolah karena seragam dan peralatan sekolahnya hilang terbawa hanyut banjir.
Orangtua Devi, Heni mengharapkan ada bantuan dari pemerintah dan orang dermawan untuk menyediakan seragam dan peralatan sekolah. Menurut dia kebutuhan anak sekolah itu merupakan hal yang penting agar anak-anak korban banjir tetap bisa sekolah.
“Pakaian, barang-barang dalam rumah semua habis tidak ada yang bisa diselamatkan, termasuk seragam anak saya, saya harap kebutuhan anak didahulukan,” katanya. (MD Sumarna)



.png)












