Peristiwa

Diduga Kehabisan Oksigen, Seorang Penggali Sumur di Garut Meninggal Dunia

×

Diduga Kehabisan Oksigen, Seorang Penggali Sumur di Garut Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Penggali sumur.

GOSIPGARUT.ID — Seorang kuli gali Sumur asal Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (28/10/2019) meninggal dunia saat tengah membersihkan sumur milik tetangganya. Diduga dia kehabisan oksigen saat membersihkan sumur. Dia sempat pingsan sebelum meninggal dunia.

Komandan Koramil Cilawu, Kodim 0611 Garut, Kapten Edi Subekti menyebut kuli sumur yang meninggal diketahui bernama Uud (62), warga Desa Dayeuhmanggung. Ia meninggal dunia saat membersihkan sumur milik tetangganya yang bernama Ohan (82).

“Jadi Ohan ini datang ke Uud dan menyuruhnya untuk membersihkan sumur miliknya agar lebih bersih dibanding sebelumnya. Sumur milik Ohan memiliki kedalaman sekitar 20 meter,” ujarnya.

Baca Juga:   Gempa Garut Magnitudo 5,1 Dirasakan Warga Hingga Sukabumi

Usai menerima permintaan tersebut, Uud pun langsung melaksanakannya. Dia turun ke sumur milik Ohan. Saat berada di dalam sumur milik Ohan, Uud diduga kehabisan oksigen. “Uud pun diketahui sempat pingsan selama sekitar dua jam,” kata Edi.

Saat itu, warga yang mengetahui Uud dalam kondisi pingsan langsung berusaha mengeluarkan dari dalam sumur. Namun akhirnya mereka meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang memiliki alat lebih lengkap.

Baca Juga:   6.596 P3K PW Garut Resmi Dilantik, 3 Meninggal Dunia dan 17 Mengundurkan Diri Sebelum Hari Bahagia

Uud akhirnya bisa dikeluarkan dari dalam sumur setelah tim melakukan upaya penyelamatan. Namun kondisi Uud masih belum sadarkan diri.

“Saat sudah bisa dikeluarkan langsung dibawa ke Puskesmas Cilawu untuk diperiksa lebih lanjut. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan dr Reizky Febriyanti saat sampai di Puskesmas, Uud dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkapnya. (Mrd/Fj)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *