GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 123 siswa dan 22 guru, mengikuti perkemahan wukuf perguruan Al Madinah Cibatu. Bertempat di lapangan Cikendal Kampung Cioray Tengah, Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, selama tiga hari (dari tanggal 26 -28 September 2019).
Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan itu adalah dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar siswa SMP dan SMA Al Madinah, para guru dan seluruh warga sekolah yang ada di Perguruan Al Madinah. Kemudian, untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang sejarah berdirinya Hizbul Wathan (HW).
“Selain itu, untuk menanamkan kedisiplinan, kekompakan dalam bekerja serta kreatifitas dalam tali temali di bidang kepanduan, kreasi seni, latihan baris berbaris dan lainnya yang bisa menumbuhkan sikap corsa/kebersamaan untuk merasa memiliki akan almamater sekolahnya jika sudah berkeluarga di lingkungannya masing-masing,” kata Lukman Sobari, Pembina HW sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Wukuf di Lapang Cikendal, Jum’at (27/09/2019).
Hal yang sama disampaikan Wakasek Kesiswaan, Randy, bahwa tujuan dari wukuf gabungan antara SMP dan SMA Al Madinah untuk mewujudkan rasa kebersamaan dan mempererat ukhuwah islamiyah antar siswa dan para guru, sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki atas perguruan Almadinah yang merupakan asset persyarikatan.
Sementara ituKepala SMA Al Madinah, Aep Saepudin, mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang bekerja secara maksimal sehingga wukuf bisa berjalan sesuai rencana dengan satu harapan agar para siswa dapat meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, dan senantiasa menjungjungtinggi nilai-nilai ke-islaman dalam pengamalan kehidupan sehari-hari.

“Inti dari perkemahan adalah untuk menumbuhkan mental dan moral yang tinggi, sehingga para siswa dan para guru senantiasa dapat menjaga marwah sebagai anak bangsa yang berkewajiban untuk dapat mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan. Sehingga IPM di Kabupaten Garut dapat meningkat, maju, sejahtera dan bertaqwa sesuai dengan visi dari Pemkab Garut,” kata dia.
Adapun Kepala SMP Al Madinah, Yayan Mulyanah, mengatakan bahwa wukuf HW Perguruan Al Madinah mrrupakan kegiatan rutin tahunan yang diharapkan bisa melahirkan kader yang mampu membina persatuan, bahu membahu dalam menjalani kehidupan, tidak mementingkan diri sendiri, baik untuk semua sehingga akan tumbuh kenyamanan dengan seluruh warga yang ada di perguruan Al Madinah.
Setiap siswa, kata dia, agar memiliki kedisiplinan yang tinggi untuk mendisiplinkan diri dalam pengaturan waktu, kapan serius, santai, beribadah dan kapan melakukan hal lain yang dapat menyenangkan diri.
“Untuk para guru diharap bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Perhatian kita sangat berarti bagi mereka dan sebenarnya dengan mengikuti kegiatan ini ada hal yang bisa kita dapatkan yang tidak bisa di dapatkan dalam pembelajaran di kelas,” ujar Yayan. (Yuyus)



.png)





















