Olahraga

Eks Ketua Persigar Dadang Johar Siap Kembali, Dorong Reformasi Total Sepak Bola Garut

×

Eks Ketua Persigar Dadang Johar Siap Kembali, Dorong Reformasi Total Sepak Bola Garut

Sebarkan artikel ini
Dadang Johar.

GOSIPGARUT.ID — Mantan Ketua Persigar, Dadang Johar Arifin, menyatakan kesiapannya untuk kembali memperkuat tata kelola dan pembinaan sepak bola di Kabupaten Garut. Menilai Garut sebagai “gudang talenta” yang belum tergarap optimal, ia mendorong reformasi fundamental yang berfokus pada pembinaan usia dini, peningkatan standar pelatih, dan tata kelola organisasi yang transparan serta ramah profesionalisme.

​Pernyataan tersebut disampaikan Dadang di kediamannya pada Jumat, 16 Oktober 2026. Menurutnya, potensi besar pemain muda Garut sering terhenti di tengah jalan akibat tiadanya sistem pembinaan yang berkesinambungan dan tata kelola organisasi yang belum berbasis kompetensi.

​Fokus Pembinaan Usia Dini dan Peningkatan Mutu Pelatih

​Dadang menekankan bahwa Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Garut wajib menjadikan pembinaan kelompok usia dini—mulai dari U-7, U-9, U-12, hingga U-13 dan U-15—sebagai prioritas utama program kerja. Tanpa kurikulum berjenjang, pembibitan atlet daerah dipastikan mandek di tingkat lokal.

Baca Juga:   Wagub Jabar Ajak Warga Nobar Persib vs Persija, Tiket Ludes dan Pengamanan Diperketat

​”Garut ini gudangnya sepak bola. Potensi anak-anak kita sangat besar, tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara benar, terarah, dan berkelanjutan,” tegas Dadang.

​Selain infrastruktur pembinaan, ia menyoroti minimnya pelatih berlisensi di Garut. Menurutnya, kualitas regenerasi pemain sangat bergantung pada kualitas jajaran kepelatihan di lapangan. Askab PSSI Garut didorong aktif memfasilitasi sertifikasi kepelatihan bekerja sama dengan instruktur berlisensi nasional maupun Asian Football Confederation (AFC).

​Dorong Kepemimpinan Kolektif dan Kepengurusan Ramping

​Bukan sekadar aspek teknis di lapangan, Dadang menyoroti kelemahan manajerial yang kerap melanda organisasi sepak bola daerah. Ia mengusulkan agar kepengurusan sepak bola Garut mendatang dibangun secara ramping dan diisi oleh jajaran praktisi, mantan atlet, serta pemerhati yang memiliki rekam jejak teruji.

Baca Juga:   Jelang Liga 3 Nasional, Persigar Garut Terus Matangkan Strategi dan Kualitas Permainan

​Ia juga mengritik pola kepemimpinan personal yang terpusat pada figur ketua. Menurutnya, struktur organisasi harus mengedepankan prinsip kolektif kolegial agar setiap komite—mulai dari bidang pertandingan, disiplin, hingga hukum—memiliki kewenangan dan fungsi operasional yang jelas.

​”Kalau berbicara tentang kepemimpinan, tidak semuanya harus dikerjakan sendiri oleh ketua. Ada perangkat organisasi yang harus diberi ruang untuk menyampaikan pemikiran, berdiskusi, dan mengambil keputusan bersama sesuai tugasnya,” ujar Dadang.

​Rekam Jejak Prestasi dan Kesiapan Kembali
​Rekam jejak Dadang di dunia olahraga Garut mencakup tujuh tahun kepemimpinannya di Persigar. Di bawah kendalinya, Persigar sempat menembus fase krusial menuju kasta kompetisi nasional dan menggelar laga uji coba internasional melawan Kelantan FC dari Malaysia serta tim utama Persib Bandung.

Baca Juga:   Piala Sudirman 2019, Kekuatan Tim Indonesia yang Masih Belum Merata

​Di cabang futsal, pembinaan pelajar yang diinisiasinya sukses mengantarkan tim Garut memuncaki tangga juara tingkat Jawa Barat. Beberapa nama hasil pembinaan tersebut bahkan berhasil menembus skuad tim nasional futsal Indonesia.

​Terkait desakan untuk kembali memimpin atau masuk ke dalam jajaran kepengurusan sepak bola Garut, Dadang menyatakan keterbukaannya selama dipercaya oleh para pemangku kepentingan.

​”Siapa pun yang dipercaya mengelola sepak bola Garut harus mampu mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Baginya, tujuan utama adalah menciptakan pembinaan usia dini yang berkualitas dan berkesinambungan,” pungkasnya. (Yuyus)

Gusrajab
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *