Olahraga

Dramatis, Lebakagung Rajai Liga Desa Garut 2026 Usai Tekuk Sukawargi

×

Dramatis, Lebakagung Rajai Liga Desa Garut 2026 Usai Tekuk Sukawargi

Sebarkan artikel ini
Tim bola voli putra Desa Lebakagung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — ​Tim bola voli putra Desa Lebakagung, Kecamatan Karangpawitan, menuntaskan perlawanan sengit Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, pada partai final Liga Desa Piala Bupati Garut 2026. Berlangsung di GOR Cikuray RAA Adiwijaya, Garut, Selasa, 8 September 2026, Lebakagung mengunci gelar juara lewat kemenangan dramatis dengan skor 3-2.

​Laga puncak menyajikan pertarungan sengit sejak set pertama. Kejar-mengejar poin terjadi sepanjang pertandingan. Di bawah tekanan tinggi, kedisiplinan dan kekompakan Lebakagung menjadi kunci penentu kemenangan. Hasil ini sekaligus memastikan trofi utama serta uang pembinaan Rp10 juta melayang ke Karangpawitan.

​Turnamen yang berlangsung sejak 31 Agustus hingga 8 September 2026 ini diikuti 84 tim—terdiri dari 42 tim putra dan 42 tim putri—dari seluruh kecamatan di Kabupaten Garut. Selain perebutan piala, kompetisi voli indoor ini dirancang sebagai ajang penyaringan potensi atlet muda dari pelosok desa.

Baca Juga:   "Jemput Bola" Bibit-bibit Atlet Sepakbola, di Garut Akan Didirikan Akademi Persib

​Perjalanan Lebakagung menuju tangga juara mendapat pengawalan ketat dari Camat Karangpawitan, Anas Aolia Malik. Ia hadir mendampingi tim secara langsung dari tribun penonton sejak fase awal kompetisi hingga peluit panjang babak final dibunyikan.

​“Ini hasil kerja keras dan kekompakan semua pihak. Saya mengapresiasi perjuangan anak-anak Lebakagung. Sejak pertandingan awal sampai final, saya berusaha hadir untuk memberikan dukungan langsung,” ujar Anas.

Baca Juga:   200 Pelari Ikuti Kejuaraan Lari Jarak Jauh "Pangalengan Track Race"

​Menurut dia, kemenangan lima set melawan Sukawargi membuktikan ketangguhan mental bertanding para pemain desa. Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak boleh berhenti pada perayaan semata, melainkan harus menjadi pemicu pembinaan berkesinambungan.

​“Jangan berhenti setelah juara. Ini harus jadi awal untuk terus melakukan pembinaan, mencari bibit muda, dan memberi mereka kesempatan berkembang,” kata Anas.

Baca Juga:   FLS3N SD Garut 2026 Resmi Dibuka, Kadisdik: Seni Jadi Ruang Tumbuh Karakter dan Prestasi Anak

​Ia mendorong pemerintah desa dan komunitas olahraga di Karangpawitan untuk memperkuat ekosistem atlet lokal. Pembinaan olahraga, kata Anas, memegang peran penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda.

​“Mudah-mudahan semakin banyak atlet dari Karangpawitan yang berprestasi. Tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi melangkah ke tingkat provinsi bahkan lebih tinggi,” pangkasnya. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *