Peristiwa

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pakenjeng Garut Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

×

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pakenjeng Garut Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Sebarkan artikel ini
Upaya pemadaman rumah dua lantai yang terbakar di Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Selasa (7/7/2026).

GOSIPGARUT.ID — Sebuah rumah permanen dua lantai di Kampung Ciparay, Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, mengalami kebakaran pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu mengakibatkan bagian lantai atas dan atap rumah rusak berat, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Kapolsek Pakenjeng Iptu H. Muslih Hidayat, S.H., mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan pengecekan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai atas rumah milik Yana Mulyana (50), warga Kampung Ciparay, Desa Depok. Saat kejadian berlangsung, istri pemilik rumah bersama adiknya sedang berada di lantai bawah.

Baca Juga:   Tolak Sejumlah RUU, Mahasiswa Garut Berdemonstrasi di Simpang Lima

Keduanya baru menyadari adanya kebakaran ketika kobaran api sudah membesar dan mulai melalap bagian atap rumah. Kondisi tersebut membuat upaya penyelamatan barang-barang di lantai atas tidak dapat dilakukan.

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian, aparat desa, dan warga sekitar kemudian melakukan pemadaman secara bersama-sama. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Baca Juga:   Setelah Video Viral, Janda Anak Lima di Garut Dapat Bantuan Besar: Rumah Dibangun, Tanah Dibeli dari Dana Gubernur

Akibat kebakaran tersebut, bagian lantai atas beserta atap rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan lantai bawah masih dalam kondisi relatif aman.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta,” kata Iptu H. Muslih Hidayat saat ditemui awak media, Rabu (8/7/2026).

Selain melakukan olah TKP, Polsek Pakenjeng juga meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa, dan petugas pemadam kebakaran untuk memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:   Rem Blong, Sebuah Crane Terjun ke Jurang Sedalam 40 Meter di Jalan Raya Samarang-Kamojang

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dipicu instalasi listrik. Warga disarankan rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah, menghindari penggunaan instalasi yang sudah tidak layak, serta memastikan seluruh peralatan elektronik digunakan sesuai standar keselamatan.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran rumah tinggal, terutama pada bangunan yang menggunakan instalasi listrik berusia lama atau memiliki beban listrik yang tinggi. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *