Budaya

Festival Seni Islami Jawa Barat Digelar di Garut, Diikuti 88 Peserta untuk Lestarikan Seni Qasidah dan Vokal Religi

×

Festival Seni Islami Jawa Barat Digelar di Garut, Diikuti 88 Peserta untuk Lestarikan Seni Qasidah dan Vokal Religi

Sebarkan artikel ini
Festival seni Islami Jawa Barat digelar di Garut, diikuti 88 peserta.

GOSIPGARUT.ID — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Garut menggelar Festival Seni Islami Tingkat Jawa Barat yang diikuti 88 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi ajang pelestarian seni budaya Islam sekaligus wadah mencari bibit-bibit berbakat di bidang seni vokal dan qasidah.

Ketua DPC LASQI Kabupaten Garut, Iden Sambas, mengatakan peserta festival terdiri atas 70 orang pada kategori bintang vokalis dan 18 grup qasidah rebana. Mereka berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat yang turut berkompetisi menampilkan kemampuan terbaiknya.

“Untuk kategori qasidah rebana ada 18 peserta, sedangkan bintang vokalis diikuti 70 peserta. Perlombaan berlangsung selama dua hari. Hari ini mempertandingkan rebana klasik, sementara besok dilanjutkan dengan kategori bintang vokalis dan gambus,” ujar Iden.

Baca Juga:   Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin Serahkan 388.399 Sertifikat Hak Atas Tanah

Ia menjelaskan, festival tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni budaya Islami di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, seni qasidah, rebana, dan gambus memiliki nilai budaya sekaligus menjadi media dakwah yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Karena itu, kata Iden, LASQI Garut secara konsisten menggelar festival, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Melalui kegiatan tersebut, organisasi berharap dapat menemukan sekaligus membina talenta-talenta baru di bidang seni suara Islami.

Baca Juga:   Waspada, Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjang Garut dan Sejumlah Daerah di Jawa Barat

“Kalau tidak ada festival, kita tidak akan mengetahui potensi-potensi anak-anak dan remaja di bidang tarik suara. Karena itu kami setiap tahun berupaya mengadakan festival sebagai wadah pembinaan,” katanya.

Menurut Iden, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan telah memberikan hasil yang membanggakan. Kabupaten Garut berhasil meraih predikat juara umum pada ajang LASQI tingkat nasional selama tiga tahun berturut-turut atau hattrick. Selain itu, Garut juga mampu menjadi juara umum pada kompetisi LASQI tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:   Pendidik Sekolah Kejuruan di Garut Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Prestasi tersebut, lanjutnya, menjadi penyemangat bagi LASQI Garut untuk terus mengembangkan pembinaan seni Islami, mulai dari qasidah, rebana, gambus hingga seni vokal religi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap seni budaya Islam sekaligus menjaga keberlanjutannya di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan festival tingkat Jawa Barat ini, LASQI Garut berharap lahir lebih banyak penyanyi dan kelompok seni Islami yang mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat eksistensi seni budaya Islam sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *