GOSIPGARUT.ID — MTsN 3 Garut melepas 174 siswa kelas IX dalam acara Wisuda dan Perpisahan Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada Senin (15/6/2026). Momentum tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar di tingkat madrasah tsanawiyah, tetapi juga menjadi ajang peneguhan komitmen para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala MTsN 3 Garut, Wawan Suwandani, S.Pd.I, mengingatkan para siswa bahwa proses belajar tidak berhenti setelah lulus dari madrasah. Menurut dia, pendidikan merupakan bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus mewujudkan cita-cita.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh siswa madrasah yang hari ini kami lepas. Semoga ilmu yang sudah didapat di madrasah ini banyak manfaat untuk kalian dan lingkungan sekitar,” kata Wawan dalam sambutannya.
Ia menegaskan, melanjutkan pendidikan menjadi pesan utama yang diberikan kepada seluruh lulusan. Pesan tersebut sejalan dengan visi MTsN 3 Garut yang menekankan pembentukan generasi cerdas, berakhlak mulia, berprestasi, peduli lingkungan, dan memiliki wawasan global.
“Satu pesan penting bagi kalian adalah harus melanjutkan ke jenjang berikutnya, sebab ilmu itu penting sebagaimana moto juang yang terkandung di MTsN 3 Garut, yakni terwujudnya warga madrasah cerdas, berakhlak mulia, berprestasi, peduli lingkungan, dan berwawasan global,” ujarnya.
Acara pelepasan yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para guru, serta ratusan orang tua siswa itu berlangsung meriah. Berbagai penampilan seni dan budaya disuguhkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.

Sejumlah pertunjukan yang tampil antara lain angklung, qasidah, hadroh, tari Sunda, dan band pelajar. Selain itu, sebanyak 80 siswa menampilkan kemampuan hafalan Al Quran yang menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian acara tersebut.
Tidak hanya dari kalangan siswa, partisipasi juga datang dari para orang tua yang turut mempersembahkan kesenian tradisional seperti dodombaan dan prosesi adat pelepasan siswa. Kehadiran pertunjukan tersebut menambah nuansa kebersamaan sekaligus memperkuat nilai budaya lokal dalam perayaan kelulusan.
Di tengah pelepasan 174 lulusan tahun ini, MTsN 3 Garut juga mendapat kabar menggembirakan terkait penerimaan peserta didik baru. Hingga pertengahan Juni 2026, jumlah calon siswa yang telah terdata melalui Sistem Pendaftaran Madrasah Baru (SPMB) tercatat sudah melampaui 100 orang.
“Alhamdulillah hingga hari ini sudah lebih dari 100 calon siswa baru. Targetnya paling tidak melebihi jumlah yang hari ini kami lepas,” tutur Wawan.
Peningkatan minat masyarakat tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan pendidikan di MTsN 3 Garut. Pihak madrasah optimistis jumlah pendaftar akan terus bertambah hingga masa penerimaan siswa baru berakhir, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan yang memadukan prestasi akademik, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. ***



.png)















