GOSIPGARUT.ID — Volume kendaraan pemudik yang melintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai mengalami peningkatan pada H-5 Lebaran 2026, Senin (16/3/2026). Arus kendaraan didominasi pemudik dengan tujuan Tasikmalaya, Garut, hingga wilayah Jawa Tengah.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat, berdasarkan hasil penghitungan hingga pukul 14.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 36.950 unit. Angka tersebut terus bertambah hingga pukul 16.00 WIB menjadi 44.701 kendaraan.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan peningkatan arus kendaraan menuju arah selatan mulai terlihat dibandingkan hari sebelumnya.
“Kendaraan menuju arah Garut maupun Tasikmalaya mulai terjadi peningkatan dibandingkan hari kemarin,” kata Ruddy di Kabupaten Bandung, Senin (16/3/2026).
Menurut dia, kenaikan volume kendaraan di Jalur Nagreg sebenarnya sudah terlihat sejak H-7 Lebaran jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
“Untuk kondisi H-5 di Jalur Nagreg ini, sebenarnya sejak H-7 kemarin jika dibandingkan dengan data tahun 2025, volume kendaraan mengalami kenaikan,” ujar Ruddy.
Ia menjelaskan, peningkatan arus kendaraan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari. Sementara pada siang hari, lalu lintas masih terpantau ramai namun tetap lancar.
Ruddy juga mengimbau para pemudik untuk selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Ia mengingatkan agar pengemudi memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
Selain itu, masyarakat juga disarankan memanfaatkan waktu mudik lebih awal. Hal ini mengingat masa libur Lebaran tahun ini cukup panjang dengan adanya cuti bersama sebelum hari raya yang jatuh pada 21 Maret 2026.
“Dengan waktu yang lebih fleksibel, diharapkan pemudik bisa mendistribusikan waktu keberangkatan sehingga tidak menumpuk pada H-1 Lebaran,” kata Ruddy. ***



.png)











