Berita

Angka Pengangguran Garut Turun Jadi 6,69 Persen, Disnakertrans: Penyerapan Kerja Masih Belum Seimbang

×

Angka Pengangguran Garut Turun Jadi 6,69 Persen, Disnakertrans: Penyerapan Kerja Masih Belum Seimbang

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pengangguran.

GOSIPGARUT.ID — Tingkat pengangguran di Kabupaten Garut menunjukkan tren perbaikan. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Garut, angka pengangguran pada 2025 tercatat berada di level 6,69 persen, turun dari 7,33 persen pada tahun sebelumnya.

Meski mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten Garut menilai kondisi ketenagakerjaan di daerah tersebut masih belum ideal. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Muksin, mengungkapkan bahwa jumlah pencari kerja yang terdaftar berdasarkan pembuatan AK1 atau kartu kuning mencapai 20 ribu orang.

“Dan di tahun ini kami sudah menyalurkan pencari kerja sebanyak 10 ribu orang, baik yang bekerja di dalam maupun luar negeri,” ujar Muksin kepada wartawan, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga:   Tangani Wabah Covid-19, Garut Diperbolehkan Gunakan Anggaran BTT

Namun, ia menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja belum mampu mengimbangi tingginya jumlah lulusan baru setiap tahun, baik dari tingkat SMA maupun perguruan tinggi.

“Untuk sektor industri, angka penyerapan tenaga kerjanya masih relatif kecil dan terbatas dibandingkan sektor pertanian atau manufaktur,” jelasnya.

Disnakertrans menilai perlambatan penyerapan tenaga kerja di sektor industri menjadi tantangan utama yang harus segera ditangani. Pemerintah daerah kini mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pendidikan, dan pelatihan kerja agar kompetensi pencari kerja dapat lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

Baca Juga:   "Garut Humanity Care Line" Tetap Layani Warga di Saat Perpanjangan PPKM

Penurunan angka pengangguran tahun ini dianggap sebagai sinyal positif, namun Pemerintah Kabupaten Garut menekankan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja dan perluasan lapangan kerja tetap menjadi agenda prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *