GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan 4.683 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, hingga kini baru separuh yang benar-benar beroperasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menyebutkan jumlah dapur SPPG aktif baru 2.027 unit. Padahal, penerima manfaat program MBG sudah menyentuh angka 6,6 juta orang.
“Target Jawa Barat 4.683 SPPG. Yang sudah ada (beroperasi) 2.027 SPPG, dengan penerima manfaat MBG 6.602.000 orang,” kata Herman dalam keterangan pers, Selasa (23/9/2025).
Meski demikian, Herman enggan merinci lebih jauh soal sasaran penerima maupun pola pengawasan di lapangan. Ia hanya menegaskan, program MBG masih butuh perbaikan, terutama pada aspek manajerial.
“Program ini harus lebih manageable. Kami sudah tugaskan dinas sosial untuk koordinasi dengan kabupaten/kota, petugas Badan Gizi Nasional (BGN), serta pengelola SPPG, agar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Herman menekankan aspek kesehatan dan kebersihan menjadi prioritas utama. Menurutnya, SOP dari BGN sudah jelas, tinggal dikawal agar benar-benar dijalankan.
“Jangan sampai dapur yang seharusnya jadi penopang kesehatan malah lalai menjaga standar kebersihan. Itu yang terus kami tekankan,” tutur Herman.
Program Makanan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan nasional untuk memastikan gizi seimbang bagi anak-anak dan kelompok rentan. Namun di Jawa Barat, tantangan terbesar kini terletak pada kesiapan dapur penyedia. ***



.png)










