GOSIPGARUT.ID — Kekhawatiran publik soal nasib tim sepakbola Kabupaten Garut akhirnya terjawab manis. Baik tim putra maupun putri yang dikelola Askab PSSI Garut sukses melangkah ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 di Bogor setelah menuntaskan perjuangan di babak kualifikasi (BK).
Ketua Askab PSSI Garut, H. Amar Komarudin, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas keberhasilan ganda tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada seluruh stakeholder, pemerintah daerah, KONI, media, hingga keluarga besar simpatisan sepak bola Garut yang selalu mendukung. Ini buah perjuangan bersama,” kata Amar, Senin (22/9/2025).
Amar menyebut lolosnya dua tim sekaligus menjadi sinyal kebangkitan sepak bola di Kota Intan. Menurutnya, geliat kompetisi di berbagai level, mulai dari akar rumput, kelompok usia, hingga senior, menjadi fondasi penting yang mendorong prestasi daerah.
“Saya yakin semua kegiatan sepak bola yang ada di Garut sangat menunjang perkembangan. Ini momentum kebangkitan sepak bola Garut,” tegasnya.
Istirahat Panjang, Target Tinggi di Porprov
Dengan Porprov baru akan digelar Desember 2026, tim Garut dijadwalkan masuk masa istirahat sementara. Latihan intensif baru akan dimulai lagi pada Januari 2026.
Amar memastikan skuad yang tampil di BK akan tetap menjadi tulang punggung tim, kecuali jika ada regulasi baru atau batasan usia yang mengharuskan pergantian pemain.
“Mudah-mudahan tidak ada perubahan besar. Kalau pun ada, paling hanya sedikit,” jelasnya.
Untuk target, Askab PSSI Garut cukup berani: tim putri diharapkan bisa menembus final, sementara tim putra ditargetkan finis di empat besar.
Dukungan Pemerintah dan Masyarakat Diharapkan
Agar ambisi itu terwujud, Amar menekankan pentingnya dukungan menyeluruh, mulai dari pemerintah daerah, pengusaha lokal, hingga masyarakat.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut. Target masuk final dan empat besar bukan mustahil jika semua pihak bersama-sama mendorong,” tandasnya.
Keberhasilan lolosnya tim putra dan putri sekaligus ke Porprov XV menjadi sejarah baru bagi sepak bola Garut, sekaligus menyalakan harapan agar Kota Intan kembali harum lewat si kulit bundar di kancah Jawa Barat. (Yuyus)



.png)


















