GOSIPGARUT.ID — Dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan, PT PLN (Persero) terus meneguhkan komitmennya membangun kedaulatan energi nasional dengan memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah pelosok, termasuk Kabupaten Garut. Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar transisi energi bersih dan upaya menurunkan emisi karbon.
PLN menghadirkan infrastruktur SPKLU untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di berbagai wilayah. Di Kabupaten Garut, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat telah membangun 12 SPKLU yang tersebar di titik-titik strategis seperti PLN ULP Garut Kota, RSUD Dr. Slamet, Hotel Santika, dan kompleks Pemda Garut.
Langkah ini menunjukkan keseriusan PLN dalam memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di wilayah selatan Garut yang memiliki potensi wisata dan mobilitas tinggi.
Siapa yang memanfaatkannya?
Manfaat dari jaringan SPKLU ini langsung dirasakan oleh Baraya Alva Community (BARCO) Bandung, sebuah komunitas pengguna motor listrik merek ALVA. Mereka sukses menggelar touring bertajuk “Pantai Selatan Rides 2025” pada 26–27 Juli 2025, dengan rute Bandung–Pameungpeuk, Garut.
Sebanyak 10 motor listrik dalam rombongan ini membuktikan bahwa perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik kini sepenuhnya memungkinkan, berkat dukungan pengisian daya yang memadai di sepanjang perjalanan.
Para peserta touring melakukan pengisian daya di PLN Soreang, SPKLU Rengganis Campsite, serta beberapa titik di wilayah Garut seperti PLN ULP Pameungpeuk dan PLN ULP Cikajang.
Ketua BARCO Bandung, Muhammad Herland Sugiantoro, menyampaikan apresiasinya atas kesiapan infrastruktur yang disediakan PLN.
“Kami ingin menunjukkan bahwa motor listrik tidak hanya andal untuk pemakaian harian, tetapi juga mampu menjelajah rute panjang. Terima kasih kepada PLN yang telah menyediakan SPKLU di sepanjang rute kami,” ujarnya.
Mengapa Garut jadi sorotan?
Kabupaten Garut memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, terutama karena lokasinya yang menjadi simpul wisata dan jalur strategis selatan Jawa Barat. Kehadiran SPKLU tidak hanya mendukung mobilitas bersih, tetapi juga menjadi stimulus pariwisata ramah lingkungan di kawasan seperti Pameungpeuk, Cikajang, hingga kawasan pegunungan dan pantai selatan Garut.
PLN memastikan bahwa ekspansi SPKLU akan terus dilakukan, tidak hanya di pusat kota, tetapi hingga ke daerah pinggiran dan objek wisata. Rencana pengembangan infrastruktur pengisian daya ini sejalan dengan target nasional menuju Net Zero Emissions tahun 2060, sekaligus mempercepat peralihan masyarakat ke energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. (IK)



.png)















