GOSIPGARUT.ID — PT. Hoga Reksa Garment (HRG) berencana melakukan perluasan investasi di Kabupaten Garut. Dengan program ini, pihak perusahaan berpeluang akan membuka 20 ribu lapangan pekerjaan baru.
Hal itu terungkap dalam diskusi antara Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dengan pimpinan PT. HRG di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (26/6/2025).
Syakur menyambut baik rencana dari PT. HRG itu. Ia berharap hal tersebut nantinya bisa menyerap tenaga kerja di Kabupaten Garut yang selama ini menurutnya membutuhkan lapangan kerja.
“Hoga ini sudah teruji sudah terbukti memberikan komitmen dengan menempatkan kantor pusat di Garut. Ini menurut saya sangat hebat, Kantor Pusat (biasanya) di Jakarta, ini di sini. Saya apresiasi semoga jadi contoh untuk perusahaan-perusahaan lain,” ujar Syakur.
Bupati mengajak para investor untuk bersama-sama melakukan usahanya di Garut dengan konsep simbiosis mutualisme.
“Harapan kami, tentu saja kami mengundang sekali para investor untuk bersama-sama melakukan usahanya di Garut dengan konsep saling memberikan keuntungan: Masyarakat Garut untung, investor juga untung. Ini hubungan terus kita jaga bersama. Kita nitip serta direalisasi dengan menciptakan suasana yang kondusif. Saya berharap, masyarakat kondusif juga perusahaan juga kondusif,” ucapnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Aris Munandar, mengingatkan agar rencana investasi ini bisa ditempuh dengan baik, khususnya mengenai aturan mekanisme yang ada.
“Ya kalau dari sisi kami ya, dari sisi pengawasan mungkin selalu mengingatkan bahwa secara aturan mekanisme itu harus ditempuh dengan baik, supaya investor juga nyaman membangun, nyaman berusaha, dan kami di DPRD selalu berkomunikasi dengan Pak Bupati bahwa ingin ada investor dengan membangun dan bekerja sama di Kabupaten Garut itu nyaman,” katanya.
Manager Umum PT. HRG, Andri Kustendi, menuturkan, salah satu alasan adanya rencana perluasan investasi di Kabupaten Garut ini, karena pihaknya menilai bahwa tenaga kerja di Garut sangat kompetitif.
Adapun rencana ke depan melalui perluasan ini, imbuh Andri, pihaknya akan memperkerjakan lebih dari 20 ribu karyawan.
“Saat ini kami berinvestasi di Kabupaten Garut yang mana kami lihat bahwa tenaga kerja di Kabupaten Garut sangat kompetitif, jadi sangat mensupport sekali untuk program kami dalam menjalankan bisnis terutama di industri padat karya pakaian jadi,” katanya. (MAZ)



.png)


























