Berita

KPU Garut Siagakan Petugas Medis Saat Penghitungan Suara di Kecamatan

×

KPU Garut Siagakan Petugas Medis Saat Penghitungan Suara di Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Petugas periksa kesehatan penyelenggara pemilu di Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut telah menjalin kerjasama dengan petugas medis di masing-masing kecamatan untuk siap siaga di tempat penghitungan perolehan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang saat ini tahapannya sudah sampai tingkat kecamatan.

“Saya sudah melakukan kerjasama dengan puskesmas setempat untuk pelayanan kesehatan,” kata Ketua KPU Kabupaten Garut Junaidin Basri, Selasa (23/4/2019).

Ia menuturkan, tim medis dengan peralatan lengkapnya itu ikut serta mengawasi dan memeriksa kondisi kesehatan petugas atau orang yang terlibat dalam proses penghitungan suara pemilu.

Baca Juga:   Satuan Samapta Polres Garut Garuk 33 Pemuda yang Sedang Menenggak Miras di Jalan Ciledug

Junaidin berharap, keberadaan tim medis itu dapat mengantisipasi segala ancaman gangguan kesehatan yang dapat menewaskan penyelenggara dalam tugasnya mensukseskan pemilu di daerah.

“Kami harap keberadaan petugas puskesmas bisa mengatasi kelelahan, kebugaran dan kesehatan petugas penyelenggara,” katanya.

Salah seorang petugas kesehatan Puskesmas Tarogong, Fauzia mengatakan, timnya akan bersiaga untuk memberikan pelayanan kesehatan khusus bagi petugas yang melaksanakan penghitungan suara.

Baca Juga:   Langka Dilakukan Calon Senator, Tapi Sapei ST Mau Temui POPT

Ia berharap, pelayanan kesehatan lebih dini kepada petugas dapat mengantisipasi adanya gangguan kesehatan atau menyebabkan meninggal dunia seperti di daerah lain akibat faktor kelelahan dan minimnya penanganan awal.

“Penanganan awal lebih penting seperti diberikan oxygen, cairan infus, atau rujukan ke faskes lebih lanjut, sehingga faktor kelelahan tidak berakibat fatal,” kata Fauzia.

Baca Juga:   99 Bacaleg di Garut Tidak Memenuhi Syarat, Mereka Berkesempatan untuk Memperbaiki Sebelum DCS

Sementara itu, laporan yang diterima KPU Garut tidak ada petugas penyelenggara pemungutan dan penghitungan suara di daerah meninggal dunia, sedangkan yang sakit dan harus dirawat cukup banyak. (Ant/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *