GOSIPGARUT.ID — Bupati Abdusy Syakur Amin dan dua pejabat Pemkab Garut menemui Menteri Sosial Saifullah Yusuf di kantornya, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/4/2025).
Dua pejabat Pemkab Garut yang mendampingi Syakur saat menemui Menteri Sosial, adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Didit Fajar Putradi, dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aji Sukarmaji.
Adapun tujuannya yaitu karena adanya keinginan dari Pemkab Garut dan menyambut peluang untuk menghadirkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut, yang menjadi salah satu program unggulan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Mengutip dari laman Kemensos, Sekolah Rakyat sendiri merupakan sekolah berasrama yang 100% gratis dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Sekolah ini, nantinya akan terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
“Di situ akan diberi fasilitas yang lengkap, sarana prasarana yang memadai, disediakan asrama, Guru yang baik, makan, dan lain-lainnya, sehingga tidak ada alasan orang untuk tidak sekolah, dan kita berharap di situ akan muncul orang-orang yang hebat,” ujar Syakur.
Ia pun menilai jika hadirnya Sekolah Rakyat ini akan mampu memomotong transmisi kemiskinan, yang menurutnya kemiskinan ini biasanya terjadi secara turun-temurun.
“Nah ini dengan adanya sekolah rakyat kita akan potong (transmisi kemiskinan), sehingga generasi berikutnya tidak mengalami yang kurang baik seperti sekarang, semangat ya buat teman-teman,” katanya. (MAZ)



.png)















