Berita

Diundang Camat untuk Menjelaskan Soal Proyek Jalan, Kades Cisewu dan Pemborong Tidak Hadir

×

Diundang Camat untuk Menjelaskan Soal Proyek Jalan, Kades Cisewu dan Pemborong Tidak Hadir

Sebarkan artikel ini
Camat Cisewu, Hery, mengundang Kades Cecep Supriadi dan pemborong proyek jalan desa di Kampung Cikangkung, Desa Cisewu, tapi tidak hadir.

GOSIPGARUT.ID — Kepala Desa Cisewu Cecep Supriadi bersama pemborong proyek pembangunan kirmir, drainase, dan hotmiks jalan desa di Kampung Cikangkung, diundang camat setempat untuk menjelaskan soal keberadaan proyek itu mengingat sejak proyek dijalankan tidak memberikan laporan kepada pihak Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisewu.

Namun, entah apa alasannya, terhadap undangan Camat Cisewu yang meminta Kades Cecep Supriadi dan Direktur PT Tandas Global Informasi Indonesia (pemborong proyek) agar datang ke kantor Kecamatan Cisewu pada hari Jumat (27/12/2024) pukul 13:00 WIB itu, keduanya tidak datang.

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Cisewu, Beben Sopandi, ketidakhadiran Cecep Supriadi pada undangan Camat Cisewu tak lain karena Cecep sedang berada di Garut dalam kondisi sakit.

“Surat dari Pak Camat sudah disampaikan kepada kepala desa pada Kamis sore (26/12/2024), kemudian ada konfirmasi dari kepala desa pada Jumat pagi. Jawaban Pak Kades bahwa dirinya berada di Garut dengan kondisi sedang sakit,” jelas Beben.

Baca Juga:   Kades Cisewu Kaget Ulah Anak Buahnya, Berani Gadaikan Laptop Kantor untuk Kepentingan Pribadi

Sementara menurut Camat Cisewu, Hery, soal ketikhadiran Kades Cecep dan pihak pemborong proyek, bahwa pihaknya akan kembali memanggil Kades Cecep dan pemborong untuk memastikan agar kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan benar.

“Saya perlu mendapat keterangan dari keduanya, sebab sampai saat ini saya belum mengetahui siapa penanggungjawab dari proyek tersebut,” ucap Hery.

Ia memaparkan maksud dan tujuan mengundang Kades Cecep dan pihak pemborong, yakni untuk meminta keterangan/penjelasan mengenai proyek hotmiks, kirmir, dan drainase jalan desa di Kampung Cikangkung, Desa Cisewu, langsung kepada Kepala Desa Cisewu dan kepada Direktur PT Tandas sebagai perusahaan yang tercantum pada papan informasi kegiatan proyek tersebut.

“Sayangnya Kades Cisewu maupun dari pihak PT Tandas tidak ada yang hadir pada undangan kami. Rencana ke depan, saya akan menjadwal ulang dengan surat panggilan yang kedua,” kata Hery.

Baca Juga:   Setelah "Walkout" dari Musdes, Kades Cisewu Kemudian Terpantau Cairkan Dana Bantuan Rp146 Juta

Camat menyebutkan, berdasarkan hasil monitoring pihaknya bersama Babinsa Desa Cisewu pada 23 Desember 2024, terdapat beberapa hal yang menjadi catatan, di antaranya: di lokasi kegiatan tidak ditemukan kantor perusahaan sebagai pihak pelaksana, pada papan informasi kegiatan tidak mencantumkan volume pekerjaan dan alamat perusahaan yang melaksanakan.

Kemudian, belum ada kegiatan hotmiks jalan namun terlihat ada bekas pekerjaan pemadatan badan jalan namun tidak ada kelanjutannya. Untuk pekerjaan kirmir dan drainasi pada saat itu ada yang mengerjakan.

Sementara itu Babinsa Cisewu, Taslim mengatakan bahwa warga banyak yang menanyakan padanya: Kenapa Babinsa tidak terjun ke lapangan? Padahal biasanya suka memonitor kalau ada kegiatan proyek atau kegiatan pembangunan di masyarakat.

“Nah dalam hal ini saya sama sekali tidak tahu apalagi ada ajakan dari kepala desa,” ujar dia.

“Lalu saya pun sempat berkoordinasi dengan pihak UPT Dinas PUPR (Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang). Ternyata mendapatkan jawaban bahwa pengerjaan proyek jalan itu pihaknya tidak mengetahuinya,” tambah Taslim.

Baca Juga:   Indonesia Siap Menyambut AOFOG Campus 3: Forum Bergengsi Pakar PCOS se-Asia Oseania

Senada dengan Taslim, Ketua BPD Cisewu, Egis Sugestian, mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui atas pengerjaan proyek itu. Yang dia tahu kalau saat ini sedang ada pengerjaan peningkatan jalan. Tapi heran juga, menurut info yang dia terima, sekarang justru alat beratnya pun seperti eksapator sudah tidak ada di lokasi.

Sedangkan diakui Wakil Ketua BPD Cisewu, Solehudin, bahwa dirinya mengetahui ada proyek peningkatan jalan di Kampung Cikangkung itu dari media sosial, pada postingan akun Kades Cecep Supriadi.

“Kalau informasi secara resmi ke BPD hingga saat ini kami belum mengetahuinya. Saya juga sempat mikir, jangan-jangan ini proyek siluman,” kata dia. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *