Berita

Berada di Kaki Gunung Guntur, Jalan Ibrahim Adjie Sebagai Penghormatan untuk Pangdam III Siliwangi 1960-1966

×

Berada di Kaki Gunung Guntur, Jalan Ibrahim Adjie Sebagai Penghormatan untuk Pangdam III Siliwangi 1960-1966

Sebarkan artikel ini
Jalan Ibrahim Adjie berada di kaki Gunung Guntur. (Foto: Sofyan Fauzi)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan meresmikan Jalan Letjen Ibrahim Adjie yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (28/12/2023). Ia mengungkapkan, pembangunan jalan tersebut melewati proses yang tidak mudah, dan merupakan salah satu jalan yang sangat spiritual karena berada di kaki Gunung Guntur.

Rudy menyampaikan, dipilihnya nama Letjen Ibrahim Adjie sebagai nama jalan itu adalah untuk memberikan penghormatan bagi Pangdam III Siliwangi Tahun 1960-1966 yang bertanah kelahiran di Kabupaten Garut. Ia menambahkan, di tahun 2015 sendiri pihak keluarga memindahkan makam Letnan Ibrahim Adjie dari Bogor ke Kabupaten Garut.

“Garut atau khususnya Wanaraja, khususnya (Desa) Cinunuk adalah tempat kelahiran beliau. Maka dipindahkanlah saat itu dengan upacara kemiliteran karena beliau adalah Pangdam III Siliwangi 1961-1964,” ucap Rudy.

Baca Juga:   Kasat Narkoba Polres Garut Berganti dari Jimy R Sihite kepada Juntar Hutasoit

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Luna Aviantrini, mengungkapkan, pembangunan Jalan Letjen Ibrahim Adjie telah melewati proses yang cukup panjang, dimulai dari pembebasan tanah mulai dari tahun 2016 hingga tahun 2022.

Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi jalan pada tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Luna memaparkan, pihaknya berencana untuk menuntaskan pembangunan Jalan Letjen Ibrahim Adjie di tahun 2024.

Baca Juga:   Empat PDP Baru Dirawat di RSUD Garut, Salah Satunya Balita Umur Tiga Tahun

“Tentunya hal ini tidak akan terwujud apabila Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati tidak memiliki perhatian yang besar terhadap pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Luna menerangkan, Jalan Letjen Ibrahim Adjie ini memiliki total panjang kurang lebih 6 kilo meter, dimulai dari Jalan Raya Samarang hingga Sigobing yang menembus jalan raya provinsi, dengan lebar 14 meter, terdiri dari 4 lajur dan median dua meter. Ia menyampaikan, pembangunan jalan ini membutuhkan biaya kurang lebih 150 miliar rupiah.

Luna menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, memberikan arahan, beserta dorongan kepada pihaknya untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan ini. Ia berharap, diresmikannya Jalan Letjen Ibrahim Adjie ini dapat berfungsi sebagai jalan alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas menuju ke wilayah perkotaan Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Pemkab Garut Berencana Bangun "Flyover" di Jalan Ibrahim Adjie, Ternyata Ini Alasannya

“Juga sekaligus jalan menuju beberapa destinasi wisata sehingga dapat mendorong lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Garut, yang lebih jauh dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Garut khususnya di sekitar destinasi wisata tersebut,” pungkas Luna. (Nindi N)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *