GOSIPGARUT.ID — Sukses dengan penyelenggaraan program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) per kecamatan lima unit pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali akan menyelenggarakan program serupa di tahun 2023.
Bupati Rudy Gunawan mengatakan, program yang akan dilaksanakan pada 2023, menyasar satu unit rutilahu di setiap desa/kelurahan, dengan plafon anggaran Rp17,5 juta per rumah. Jadi, kalau di Garut terdapat 442 desa/kelurahan, maka jumlah rutilahu yang akan diperbaiki sebanyak 442 unit.
Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut untuk dapat mendekatkan diri dengan masyarakat miskin, dan membagikan sebagian rezekinya kepada mereka.
“Saya berharap empati para ASN ditumbuhkembangkan lagi, karena di tahun ini kita akan menambah lagi satu desa dan satu kelurahan sebanyak satu rumah, dengan menaikkan (anggaran) plafon dari Rp15 juta menjadi Rp17,5 juta,” kata Rudy, Senin (2/1/2023).
Menurut dia, para ASN bekerja untuk masyarakat. Jika melihat rumah warga miskin yang mengalami kerusakan, Rudy minta untuk memperbaikinya. Kalau ada uang lebih, berikan sebagian rezeki untuk mereka sebagai zakat. Itu sejalan dengan program Pemkab Garut yang akan fokus kepada penanganan masalah kemiskinan ekstrem di daerahnya.
“Saya sengaja mengumumkan, sekarang fokus kita di tahun 2023 perilaku kerjanya adalah kepada Perpres Nomor 4 Tahun 2022, yaitu percepatan penyelesaian masalah kemiskinan ekstrem,” ujar Rudy seraya menyampaikan terima kasih kepada para camat yang telah membantu masyarakat yang kondisi hidupnya sangat sulit.
Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, ia menginstruksikkan untuk membuat majalah edisi proses pendampingan dan penggerakan pemberdayaan masyarakat terhadap perbaikan rutilahu yang dilaksanakan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Jadi saya mengajarkanlah (empati kepada) semua. Ini prosesnya, ada foto, fotonya yang terbaik. Kita akan pampang foto yang terbaik di dalam satu majalah edisi khusus yang berhubungan dengan perbaikan rutilahu itu,” tuturnya. (Yan AS)



.png)









