Wisata

Asyiknya Liburan Akhir Tahun di Pantai Cijeruk Garut Selatan Sambil Makan Nasi Timbel Ramai-ramai

×

Asyiknya Liburan Akhir Tahun di Pantai Cijeruk Garut Selatan Sambil Makan Nasi Timbel Ramai-ramai

Sebarkan artikel ini
Makan nasi timbel beramai-ramai sambil menikmati liburan akhir tahun 2022 di Pantai Cijeruk, Garut Selatan. (Foto: Ai Karnengsih)

GOSIPGARUT.ID — Banyak cara dilakukan warga untuk menyambut pergantian tahun. Salah satunya dengan berekreasi mengunjungi tempat- tempat wisata yang menarik karena berwisata sangat penting dan menjadi kebutuhan hidup bukan hanya orangtua namun juga anak- anak.

Seperti warga Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Momen mengakhiri tahun 2022 dan menyambut tahun baru 2023 dilakukan dengan menggelar rekreasi bersama di objek wisata Pantai Cijeruk Kecamatan Cibalong, Jum’at (30/12/2022).

Rekreasi sederhana yang melibatkan masyarakat Desa Sagara menjadi unik karena warga beramai-ramai makan nasi timbel di pinggir pantai sambil menikmati hiburan live musik organ tunggal. Momen tersebut selain menjadi hiburan juga mempererat tali silaturahmi antar warga.

Baca Juga:   Disorot KRAK, Polemik Pariwisata Garut Selatan Dinilai Sarat Pencitraan, Transparansi Pendapatan Dipertanyakan

Kepala Desa Sagara, Alit Saripudin, menyebut kegiatan rekreasi bersama selain hiburan juga untuk mempererat silaturahmi.

“Hiburan sederhana lah meski hanya makan nasi timbel ramai-ramai dan hiburan ala kadarnya, tapi masyarakat cukup terhibur bisa saling bertemu bisa saling silaturahmi,” sebutnya.

Pantai Cijeruk, kata Alit, menjadi tujuan wisata warga Desa Sagara karena pantainya indah dan ada pelabuhan buatan tempat bersandarnya perahu nelayan.

“Pantai Cijeruk lokasinya sangat indah dan menjadi daya tarik wisata, bukan hanya masyarakat lokal namun pengunjung wisata dari luar daerah karena memiliki hamparan pasir putih yang sangat luas dan indah dan bisa langsung menuju Pantai Sancang,” jelasnya.

Suasana liburan akhir tahun 2022 di Pantai Cijeruk, Garut Selatan. (Foto: Ai Karnengsih)

Sayangnya, tambah Alit, potensi wisata pantai Cijeruk belum dapat dioptimalkan karena terbentur perizinan.

Baca Juga:   Tinjau Situ Bagendit, KDM Tekankan Pentingnya Pelestarian dan Penataan Kawasan yang Miliki Potensi Besar

“Kami meminta, baik BKSDA maupun Dinas Pariwisata Kabupaten Garut, bisa memberikan izin agar masyarakat dapat mengelola objek wisata Pantai Cijeruk sehingga objek wisata ini bisa tergali secara optimal dan berdampak bagi ekonomi masyarakat,” pintanya.

Dikatakan Alit, pihaknya bukan mau menguasai kawasan wisata tersebut tetapi meminta agar masyarakat dapat mengelola kawasan objek wisata Pantai Cijeruk sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dengan berjualan produk UMKM, oleh-oleh, dan kuliner juga dibangun fasilitas penunjang objek wisata lainnya seperti WC umum dan penginapan.

“Pantai Cijeruk sudah identik dengan objek wisata milik masyarakat Kecamatan Cibalong yang terdekat dan murah. Kan lebih baik dioptimalkan agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain melaut masyarakat sekitar bisa berjualan dan pengunjung juga nyaman jika fasilitas wisata ditingkatkan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Polisi Perketat Pengamanan Pantai Sayangheulang, 101 Wisatawan Terpantau Aman Saat Libur Akhir Tahun

Saat ini sekira 50 nelayan terpaksa berhenti melaut karena ombak sedang besar dan cuaca ekstrim. Puluhan perahu nelayan terpaksa disandarkan di darat agar tidak rusak diterjang ombak.

“Kalau saat ini karena cuaca ekstrim dan gelombang cukup tinggi ya terpaksa berhenti melaut dan perahu disandarkan di pelabuhan buatan agar tidak rusak,” tutur Purnama (53) seorang Nelayan asal Desa Sagara. (Ai Karnengsih)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *