GOSIPGARUT.ID — Sepanjang semester I 2022, realisasi PBB di Garut mencapai rasio 40,51 persen atau terkumpul sebesar Rp17.219.927.603. Dari 42 kecamatan yang ada, baru Kecamatan Talegong yang pembayaran PBB-nya lunas seratus persen pada semester I 2022.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut Hendra S Gumilang mengatakan, selain realisasi PBB di Garut pihaknya pun mencatat realisasi pajak daerah pada semester I 2022 yang mencapai sebesar 50,81 persen dan retribusi sebesar 42,33 persen.
“Pada intinya saya ucapkan terimakasih kepada Camat, di mana realisasi PBB di Garut sepanjang semester I 2022 ini sudah lebih baik dibandingkan 2021. Tapi masih di bawah realisasi tahun 2019. Masih lebih bagus di 2019 yang sudah mencapai 50 persen pada semester I,” ujarnya.
Sedangkan, Bupati Garut Rudy Gunawan menilai kontribusi camat dalam pengumpulan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) bisa dikatakan minim sekali. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi para camat yang melakukan upaya sebagai koordinator untuk peningkatan PBB tersebut.
Ia berharap para camat dapat meningkatkan kinerjanya, dan berkomunikasi dengan baik dengan para kepala desa. Apalagi saat ini, banyak kantor kecamatan sudah representatif.
“Jadi komunikasi dan kolaboratif yang bisa menciptakan itu. Meskipun ya ada usaha sebagai koordinator, tapi komunikasilah dengan kepala-kepala desa supaya kepala desa juga bisa ini. Saya juga akan mengganti camat yang tidak disukai oleh kepala desa. Tapi objektif,” kata Rudy. (IK)



.png)















