Berita

219 Hektare Tanaman Padi di Garut Diserang Hama Ngengat

×

219 Hektare Tanaman Padi di Garut Diserang Hama Ngengat

Sebarkan artikel ini
Lahan pertanian padi. (Ilustrasi/Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kondisi iklim saat ini membuat sejumlah lahan pertanian padi di Garut diserang hama ngengat atau penggerek batang padi putih. Total luas tanaman padi yang diserang ngengat mencapai 219 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga mengatakan, serangan tersebut dalam status ringan. Besarannya masih dalam batas ambang ekonomi. Artinya, serangan masih dapat dikendalikan dan tidak mengganggu target produksi yang telah ditetapkan.

“Kami sudah melakukan pengendalian pada lahan seluas 236 hektare. Pengendalian dilakukan dengan penanganan kimiawi, agensi hayati dan pestisida nabati,” ujar Beni, Jumat (8/2/2019).

Baca Juga:   Lahan Pertanian di Cilawu Rusak Akibat Saluran Irigasi Tertimpa Longsor

Secara wilayah, kecamatan yang paling banyak diserang ngengat adalah Kecamatan Bungbulang dan Cilawu.

Selain ngengat, lanjutnya, lahan pertanian pun juga diserang oleh hama tikus. Serangan yang juga masih tergolong ringan itu terjadi pada lahan seluas 124 hektare. Daerah yang paling banyak terserang adalah Kecamatan Peundeuy dan Singajaya.

“Kami telah melakukan pengendalian pada lahan seluas 203 hektare. Pengendalian dilakukan dengan kimiawi, agensi hayati dan pestisida nabati,” ucap dia.

Baca Juga:   Lahan Pertanian di Garut yang Dilanda Kekeringan Meluas, Capai 2.075 Ha

Menurut Beni, seluruh serangan itu merupakan serangan yang terjadi sepanjang 16 hingga 31 Januari 2019.

Berdasarkan hasil pendalaman Dinas Pertanian, serangan ngengat dan tikus dimotori oleh kondisi iklim dan kondisi santitasi di wilayah tersebut. (ROL/Yus)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *