Berita

Pemkab Garut Mencari Lahan Relokasi untuk Korban Bencana Cisewu dan Talegong

×

Pemkab Garut Mencari Lahan Relokasi untuk Korban Bencana Cisewu dan Talegong

Sebarkan artikel ini
Tebing setinggi 500 meter di Kampung Cigentur, Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, ambruk, Jumat (4/12/2020) pagi. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut mulai mencari lahan yang aman dari bahaya bencana alam untuk merelokasi warga yang rumahnya terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Talegong dan Cisewu karena lahan yang selama ini dijadikan pemukiman penduduk rawan bencana.

“Ya sekarang lagi cari lahan dulu yang cocok untuk relokasi warga di sana,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan, Senin (7/12/2020).

Ia menuturkan sudah menerjunkan petugas untuk mencari lahan di wilayah Cisewu dan Talegong yang selanjutnya bisa diusulkan sebagai lahan relokasi bagi warga korban longsor.

Baca Juga:   Desa Cisewu Dapat Penghargaan Evaluasi Perkembangan Desa 2019

Selama ini, lanjut Rudy, petugas di lapangan belum mendapatkan lahan yang cocok untuk dijadikan pemukiman rumah penduduk karena tempatnya perbukitan yang dinilai bahaya terjadi bencana alam seperti longsor maupun pergerakan tanah.

“Susah cari tempatnya, sampai saat ini belum ada tanah yang luas, ada tanah yang datar tapi tidak luas,” ujar dia.

Baca Juga:   Dari Bibit Unggul ke Rasa Premium: Rahasia Dibalik Cherry Tomato Astyfarm

Menurut Rudy, kondisi tanah yang terdampak bencana longsor di Cisewu dan Talegong cukup memprihatinkan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan ketika turun hujan di daerah itu.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya menanggulangi warga yang terdampak bencana tanah longsor dengan menyiapkan tempat pengungsian dan kebutuhan makannya setiap hari.

“Kita siapkan kebutuhannya, sehari kebutuhan makan saja untuk pengungsi kita siapkan sekitar Rp20 juta,” kata Bupati.

Baca Juga:   Sejumlah Ormas Adakan Trauma Healing untuk Anak-anak Pengungsi Bencana Cisewu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mencatat ada 59 kepala keluarga atau 180 jiwa harus mengungsi di Kecamatan Talegong dan 245 kepala keluarga atau 676 jiwa harus mengungsi di Kecamatan Cisewu. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *