Berita

Bantuan 10 Ton Telur Ayam untuk Korban Bencana di Garut Selatan

×

Bantuan 10 Ton Telur Ayam untuk Korban Bencana di Garut Selatan

Sebarkan artikel ini
Bantuan 10 ton telur ayam dari Charoen Pokphand Foundation untuk korban bencana Garut Selatan. (Foto: Yuyus)

GOSIPGARUT.ID — Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor Garut Selatan, mendapat bantuan 10 ton telur dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekjen Charoen Pokphand Foundation Indonesia, kepada Bupati Garut, di gedung Pamengkang, Selasa (20/10/2020).

Sekjen Charoen Pokphand Foundation, Andy Magdalena Siadari, mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan kebutuhan pokok sehari-hari untuk warga terdampak bencana di Garut Selatan yang memang layak dan membutuhkan bantuan.

“Ada 150 ribu butir telur, kurang lebih 10 ton, dan delapan jenis kebutuhan pokok lainnya,” ujar Andy.

Baca Juga:   Banyak SD Pemenang Proyek DAK di Garut Selatan Harus Melakukan Perbaikan

Untuk teknis pengaturan pembagian bantuan ke masyarakat, tambah dia, itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Garut, melalui BPBD.

“Ini dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan kami semoga bisa bermanfaat bagi warga yang tertimpa musibah,” sambung Andy.

Sementara Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyampaikan terima kasihnya kepada Charoen Pokphand Foundation Indonesia, yang telah menyalurkan bantuan untuk para korban bencana.

“Ini akan langsung dibawa ke pokso BPBD di Pendopo Pameungpeuk. Selanjutnya disebarkan ke lima kecamatan, kalau lebih nanti kita bagikan lagi wilayah lainnya,” kata dia.

Baca Juga:   Festival Sayangheulang Angkat Pesona Garut Selatan, Perpaduan Alam, Seni, dan Peran Pemuda

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Haerudin yang hadir dalam penyerahah bantuan secara simbolis di Gedung Pamengkang itu, atas nama warga Garut Selatan juga menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan bagi warga terdampak bencana di daerahnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada kepada Charoen Pokphand Foundation Indonesia. Bukan hanya penanganan sementara soal sembako, tapi juga perhatiannya bagaimana generasi masyarakat Garut ke depan bebas stunting. Ini luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga:   Bank Raya Optimis Terus Kembangkan Produk Raya App yang Built to Last

Haerudin menyampaikan, sebagai anggota legislatif yang memiliki fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan. Ia berjanji akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Garut Selatan.

“Karena Garut sudah dinyatakan sebagai daerah darurat bencana, maka kami akan segera menyampaikan kebutuhannya kepada pemerintah dalam hal ini ke BNPB. Insya Alloh bulan ini sudah jalan,” pungkas dia. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *