GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Rudy Gunawan, meminta masyarakat untuk tidak melakukan salam berjabat tangan, melainkan memakai salam dada sementara waktu untuk menghindari penyabaran virus corona.
“Sekarang kalau ketemu orang, salam dada saja dulu. Jangan jabat tangan. Tidak boleh cipika cipiki (cium pipi kanan dan kiri),” ujar Rudy di Pendopo Garut, Minggu (15/3/2020).
Ia juga meminta warga beraktivitas seperti biasa. Para pekerja tetap datang ke kantor. Namun, kebersihan diri harus diperhatikan.
“Cuci tangan itu paling penting. Jika sakit, bisa menggunakan masker. Yang sehat tidak perlu pakai masker. Soalnya memang lagi kosong stoknya,” ujar Rudy.
Pihaknya juga akan mengobservasi para tenaga kerja asing (TKA) di Garut. Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Garut yang bekerja di luar negeri dan akan pulang, juga akan diobservasi.
“Tempat pelayanan publik juga akan diawasi. Semua orang akan kami cek suhu badannya,” kata Rudy.
Sebelumnya, Pemkab Garut memutuskan untuk meliburkan sekolah selama dua minggu dimulai dari hari Senin (16/3/2020). Para siswa akan melaksanakan belajar di rumah masing-masing.
“Proses belajar mengajarnya nanti jarak jauh dulu. Teknisnya nanti sama Pak Wabup yang akan melakukan pertemuan dengan MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah),” ujar Rudy. (Trbn)



.png)















