Berita

Pasca Operasi Ketupat 2026, Lalu Lintas di Garut Ramai tapi Lancar, Polisi Tetap Perketat Pengawasan

×

Pasca Operasi Ketupat 2026, Lalu Lintas di Garut Ramai tapi Lancar, Polisi Tetap Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Garut pasca berakhirnya Operasi Ketupat Lodaya 2026 terpantau ramai namun tetap lancar.

GOSIPGARUT.ID — Arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Garut pasca berakhirnya Operasi Ketupat Lodaya 2026 terpantau ramai namun tetap lancar. Kepolisian memastikan kondisi di sejumlah jalur utama masih terkendali meski mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas Polres Garut pada Kamis (26/3/2026) pukul 13.00 WIB dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), tidak ditemukan hambatan berarti di titik-titik krusial arus kendaraan.

Kasatlantas Polres Garut, Luky Martono, mengatakan kepadatan lalu lintas masih terjadi di sejumlah ruas utama, namun arus kendaraan tetap bergerak stabil.

Baca Juga:   MPLS SMA Buka Wawasan Remaja Masuki Jenjang Pendidikan Menengah

“Secara umum arus lalu lintas ramai, tetapi masih dalam kondisi lancar dan terkendali,” ujarnya.

Di jalur Limbangan, arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya terpantau padat merayap namun tetap mengalir dengan kecepatan 50 hingga 60 kilometer per jam. Sementara dari arah Tasikmalaya menuju Bandung, kendaraan dapat melaju sedikit lebih cepat, yakni 55 hingga 65 kilometer per jam.

Untuk jalur Malangbong, arus lalu lintas dari kedua arah juga menunjukkan kondisi serupa. Kendaraan tetap dapat bergerak dengan kecepatan rata-rata 40 hingga 50 kilometer per jam.

Baca Juga:   6.596 P3K PW Garut Resmi Dilantik, 3 Meninggal Dunia dan 17 Mengundurkan Diri Sebelum Hari Bahagia

Kondisi stabil juga terlihat di jalur Kadungora hingga Tarogong serta Jalan KH Anwar Musaddad. Arus kendaraan dari dua arah terpantau terkendali dengan kecepatan berkisar 40 hingga 50 kilometer per jam.

Sementara itu, di kawasan Cilawu, lalu lintas dari arah Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya terpantau normal lancar, dengan kecepatan kendaraan relatif konsisten di kisaran 40 hingga 50 kilometer per jam.

Meski Operasi Ketupat telah usai, Polres Garut menegaskan bahwa pengawasan tidak dihentikan. Melalui KRYD, petugas tetap disiagakan untuk menjaga kelancaran sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas.

Baca Juga:   Garut Targetkan Produksi Jagung Capai 513 Ton pada 2025, Barnas Adjidin Apresiasi Kinerja Distan

“Kami tetap melakukan pemantauan intensif dan pengaturan di lapangan agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Luky.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi arahan petugas, terutama di jalur-jalur yang masih padat.

Dengan kondisi arus yang relatif stabil ini, aktivitas masyarakat di wilayah Garut diharapkan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala berarti. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *