Peristiwa

Tragis Dinihari di Kadungora Garut, Remaja 18 Tahun Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan

×

Tragis Dinihari di Kadungora Garut, Remaja 18 Tahun Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan

Sebarkan artikel ini
Jenazah korban saat dievakuasi petugas.

GOSIPGARUT.ID — Suasana dinihari di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, berubah mencekam setelah seorang remaja ditemukan meninggal dunia akibat tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan jurusan Surabaya Gubeng–Bandung, Kamis (29/1/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di KM 199 + 2/3 Kampung Cimuncang, Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora, pada jalur rel arah Bandung. Korban diketahui bernama Ikhsan (18), warga setempat.

Informasi yang dihimpun, korban tertabrak kereta api yang melintas saat kondisi lingkungan masih gelap dan aktivitas warga belum ramai. Benturan keras menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga:   Tersengat Listrik, Sopir TK di Garut Tewas, Dua Temannya Alami Luka Bakar

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, menjelaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Personel Polsek Kadungora langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, pengamanan area, serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Alit, Kamis sore (29/1/2026).

Menurutnya, petugas telah melakukan olah TKP awal, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan tenaga medis guna penanganan korban.

Baca Juga:   Di Taman Satwa Cikembulan Garut, Anak Orangutan Sedot Perhatian Wisatawan

“Petugas juga telah berkoordinasi dengan pihak medis dan PT KAI untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Alit.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Kapolsek Kadungora mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar jalur rel kereta api. Ia menegaskan bahwa jalur rel bukan area aktivitas warga dan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.

Baca Juga:   Kasus Pembunuhan Pria Penuh Luka Bacok di Garut, Pertikaian Antar Residivis

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan saat melintas atau beraktivitas di sekitar rel kereta api agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Alit. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *