GOSIPGARUT.ID — Tokoh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) asal Garut, Asep Lukman, resmi menempati posisi strategis dalam struktur baru Kadin Jawa Barat masa bakti 2025-2030. Ia kini duduk sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Kebencanaan, setelah melalui proses panjang Musyawarah Provinsi (Musprov) yang sempat diwarnai dinamika dan tarik ulur kepengurusan.
Musprov Kadin Jabar yang digelar beberapa kali itu akhirnya berujung pada rekonsiliasi besar. Sejumlah tokoh hadir dalam momen tersebut, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Pertemuan itu memutuskan bahwa Kadin Jawa Barat kembali berada dalam satu komando di bawah kepemimpinan Almer Faiq Rusydi.
Asep Lukman menegaskan bahwa meski dirinya direkomendasikan langsung oleh Kadin Indonesia Pusat, ia tetap membawa identitas Garut dalam struktur baru tersebut.
“Struktur Kadin Jawa Barat terbaru ini lahir setelah dinamika luar biasa. Beberapa kali Musprov digelar, lalu tercapai rekonsiliasi yang turut dihadiri Gubernur, Ketua Kadin Anindya Bakrie, hingga perwakilan pemerintah seperti Kepolisian dan TNI. Semuanya sepakat bahwa Kadin itu hanya satu, dipimpin Saudara Almer,” kata Asep.
Ia menyebut posisi yang diembannya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memperkuat kontribusi dunia usaha di Jawa Barat, terutama pada isu sosial dan kebencanaan yang kerap menyentuh wilayah Garut.
“Saya dari Garut, dan meskipun rekomendasinya dari Kadin Pusat, saya tetap bagian dari Kadin Garut. Saya mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Umum, dan di bawah saya ada sejumlah Kortab yang sudah tercantum dalam struktur,” ujarnya.
Penempatan kader asal Garut di posisi strategis ini dinilai memberi angin segar bagi upaya pemberdayaan ekonomi daerah. Garut, yang selama ini menghadapi tantangan bencana alam serta ketimpangan ekonomi, diharapkan dapat memperoleh perhatian lebih melalui jaringan dan posisi Asep di Kadin Jabar.
Para pelaku usaha dan pegiat kebencanaan juga merespons positif kehadiran Asep dalam struktur baru tersebut. Mereka menilai pendekatan yang ia miliki berpotensi memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan komunitas lokal.
Rekonsiliasi Kadin Jabar disebut menjadi momentum penting untuk menata ulang arah organisasi setelah periode panjang perselisihan internal. Dengan struktur yang lebih solid, Kadin Jabar diharapkan mampu mempercepat program strategis serta meningkatkan koordinasi dengan Kadin kabupaten/kota, termasuk Garut yang kini mendapat representasi kuat di tingkat provinsi.
Asep sendiri menegaskan bahwa ia siap bekerja dan memastikan daerahnya tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi ikut menentukan arah kebijakan Kadin Jawa Barat ke depan. ***



.png)




























