GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut, Kamis (30/10/2025) sore, memicu banjir di Desa Sukalaksana, Kecamatan Banyuresmi. Air Sungai Cibuyutan yang tersumbat tumpukan sampah meluap deras hingga merendam ratusan rumah warga.
Banjir terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam waktu singkat, air menggenangi sejumlah permukiman di Kampung Sarianteun RW 08, Kampung Lio, Kampung Sukarisi RW 06, dan Kampung Cibuyutan RW 07. Ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, luapan air meninggalkan material lumpur dan sampah tebal di jalan serta halaman rumah warga.
Mengetahui kondisi tersebut, Kapolsek Banyuresmi AKP Usep Heryaman bersama sejumlah anggotanya langsung turun ke lapangan. Mereka bergabung dengan warga melakukan kerja bakti membersihkan lumpur dan sampah yang menutup aliran Sungai Cibuyutan.
“Kami bersama masyarakat melakukan kerja bakti agar aliran air kembali lancar dan tidak terjadi banjir susulan,” ujar AKP Usep Heryaman di lokasi kegiatan.
Gotong royong antara aparat kepolisian dan warga berlangsung hingga sore hari. Dengan cangkul, sekop, dan peralatan seadanya, mereka berupaya memulihkan kondisi lingkungan pascabanjir.
AKP Usep juga mengingatkan warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai. Menurutnya, banjir kali ini menjadi peringatan nyata bahwa perilaku membuang sampah sembarangan dapat berakibat fatal.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jangan tunggu sungai meluap dulu baru sadar,” tegasnya.
Aksi cepat petugas Polsek Banyuresmi mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap kegiatan gotong royong semacam ini dapat terus digalakkan, sekaligus menjadi momentum memperkuat kesadaran menjaga lingkungan.
“Polisi nggak cuma jaga keamanan, tapi juga bantu kami bersihkan lingkungan. Salut buat Polsek Banyuresmi,” kata Asep (45), warga Kampung Sukarisi.
Kini, aliran Sungai Cibuyutan kembali lancar, dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing. Namun, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Masyarakat pun diminta tetap siaga menghadapi musim hujan yang baru saja dimulai. ***



.png)




















