Berita

Dari Modal Nol, Brand Jaket Wolfers.Ind Asal Garut Tembus Pasar Asia Tenggara

×

Dari Modal Nol, Brand Jaket Wolfers.Ind Asal Garut Tembus Pasar Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
Fikri Ikhwani dengan produk jaket brand Wolfers.Ind.

GOSIPGARUT.ID — Kisah Fikri Ikhwani bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin membangun bisnis dari bawah. Pemilik brand Wolfers Industri (dibaca: Wolfers.Ind) ini memulai usahanya di tahun 2013 dengan modal nol rupiah. Kini, produk jaket buatannya menembus pasar Asia Tenggara dan menjadi salah satu kebanggaan industri kreatif asal Garut.

Berawal dari Kampung Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Fikri merintis usahanya dengan cara sederhana. Saat itu, ia hanya menawarkan produk lewat marketplace di Facebook dan Kaskus. Barang yang ia jual pun bukan miliknya — Fikri meminjam produk dari orang lain, baru membelinya setelah ada pesanan masuk.

“Dari modal nol, hanya meminjam barang ke orang lain ketika ada pemesan. Setelah itu, saya kumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli mesin jahit dan menyewa satu orang penjahit,” tutur Fikri, alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut, saat ditemui di rumah produksinya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga:   Tiga Cara Disiapkan Pemkab Garut untuk Mengatasi Penumpukan Sampah

Dari Garut ke Asia Tenggara

Kini, Wolfers.Ind dikenal sebagai produsen jaket outdoor dengan desain modern yang tak kalah dari brand ternama. Produk mereka telah menembus pasar Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Filipina.

Fikri mempekerjakan 21 orang yang terbagi dalam divisi cutting, jahit, dan administrasi. Menariknya, seluruh pekerja berasal dari daerah sekitar — mulai dari warga Garut Kota, Singajaya, hingga Cipatujah, Tasikmalaya.

Baca Juga:   Kopi "Mahkota Java" Asal Garut Hadir di Pameran Lisbon Coffee Fest 2022 Portugal

Namun, titik balik kesuksesannya datang pada 2019, ketika Fikri memutuskan untuk memasarkan produknya lewat platform Shopee. Langkah itu mengubah arah bisnisnya secara signifikan.

“Sebelumnya saya berjualan konvensional, keliling ke Tanah Abang dan Bandung. Biaya operasional besar dan perputaran uangnya lambat,” ungkapnya. “Setelah pindah ke Shopee, begitu barang diterima, dana langsung cair dan bisa digunakan untuk operasional lagi. Keuntungan saya naik 10 kali lipat, atau sekitar 1.000 persen.”

Baca Juga:   Dua Terduga Curanmor Diamuk Massa di Limbangan, Satu Warga Bandung dan Satu Asal Garut Diamankan Polisi

Kini, Wolfers.Ind bukan hanya sekadar usaha rumahan, tapi contoh nyata bagaimana keberanian, kreativitas, dan adaptasi digital bisa mengubah hidup seseorang. Dari Garut, Fikri membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing di kancah internasional — bahkan tanpa modal besar. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *