GOSIPGARUT.ID — Belasan pelajar SMP di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, dilarikan ke Puskesmas setelah diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG), Selasa (30/9/2025).
Para siswa mulai berdatangan ke Puskesmas Kadungora sejak siang. Sejumlah orang tua panik setelah mendapat kabar anaknya tumbang di sekolah usai menyantap MBG.
“Tadi anak saya langsung sesak, tidak ingat (pingsan),” kata Wiwin, salah satu orang tua siswa kepada wartawan. Ia mengaku mendapat laporan dari pihak sekolah bahwa anaknya mengalami gejala pusing, diare, dan pingsan.
Tak hanya siswa, seorang staf SMPN 1 Kadungora bernama Lili (33) juga mengaku merasakan gejala serupa. “Langsung lemas, mual. Tadi minum susu, terus ada beberapa makanan, kacang edamame,” ujarnya.
Pemkab Garut Turun Tangan
Kabar keracunan ini langsung mendapat perhatian Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. Namun, ia belum bisa memastikan asal dapur MBG yang diduga menyebabkan insiden tersebut.
“Masih ditindaklanjuti, nanti Bu Kadinkes yang akan update. Yang jelas, konsentrasi utama kita adalah penanganan korban,” kata Putri.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengatakan pihaknya segera menuju lokasi untuk memastikan jumlah korban dan penyebab keracunan. “Ini saya mau ke lapangan, nanti update,” ucapnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, puluhan siswa masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kadungora. Pemerintah Kabupaten Garut memastikan investigasi segera dilakukan untuk mencegah kasus serupa terulang. ***



.png)












