GOSIPGARUT.ID — Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Dasep Hikmat, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi puluhan orang tua siswa SDN 2 Jayamekar yang menuntut pergantian kepala sekolah.
“Namun saya tidak bisa memastikan berapa lama prosesnya, karena harus melalui pengajuan terlebih dahulu,” ujar Dasep kepada wartawan, Kamis (21/8/2025).
Pernyataan ini disampaikan menyusul aksi protes orang tua siswa dua hari sebelumnya. Pada Selasa (19/8/2025), puluhan wali murid mendatangi SDN 2 Jayamekar untuk menggelar audiensi dengan pihak sekolah. Mereka menyoroti kepemimpinan kepala sekolah berinisial T yang dianggap tidak transparan.
Dalam audiensi itu, empat isu utama mencuat. Pertama, pengelolaan dana BOS yang dinilai tidak jelas. Kedua, permintaan laporan terbuka terkait berbagai pengeluaran sekolah. Ketiga, kritik terhadap kinerja kepala sekolah dalam hal manajerial dan prestasi. Keempat, tuntutan peningkatan mutu pendidikan, mulai dari metode belajar hingga pengembangan kurikulum.
“Sekolah seharusnya jadi tempat belajar yang nyaman dan transparan. Tapi kami merasa ada yang tidak beres,” kata salah seorang orang tua siswa.
Audiensi turut dihadiri Korwil Pendidikan, pengawas sekolah, dan Ketua PGRI Kecamatan Pakenjeng. Pertemuan berlangsung cukup tegang, meski diakhiri dengan komitmen untuk membuka komunikasi lebih baik antara pihak sekolah dan orang tua.
Meski belum ada kepastian kapan evaluasi kepala sekolah dilakukan, orang tua siswa berharap suara mereka segera ditindaklanjuti. “Tujuannya sederhana, anak-anak kami bisa belajar dengan baik tanpa terbebani masalah pengelolaan sekolah,” ujar perwakilan orang tua. ***



.png)





