Kuliner

Arak-arakan HUT RI Bikin Dagangan Pedagang Cisewu Ludes dalam Hitungan Jam

×

Arak-arakan HUT RI Bikin Dagangan Pedagang Cisewu Ludes dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pedagang sate kambing dan ayam kampung bakar.

GOSIPGARUT.ID — Rezeki tak disangka mampir ke lapak sederhana milik Dedi Darmita (59), pedagang ayam kampung bakar dan sate kambing di jalur wisata Pangalengan–Pantai Rancabuaya. Tepat di Pengkolan Balongsirah, Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, lapaknya diserbu pembeli usai arak-arakan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Dalam waktu kurang dari enam jam, dagangannya ludes. Sekitar dua kuintal daging ayam dan kambing yang ia siapkan tandas dibeli oleh warga yang menonton karnaval maupun peserta arak-arakan.

“Memang pembeli cukup banyak, saya sampai kewalahan melayaninya,” kata Dedi, yang ditemani sang istri, Aas, saat berjualan.

Baca Juga:   Banyuresmi Kibar Seribu Merah Putih, Polisi Turun ke Jalan Sambut HUT ke-80 RI

Dedi sudah bertahun-tahun membuka usaha di titik strategis jalur wisata itu. Sehari-hari, ia biasa menghabiskan 1,5 kuintal daging dengan waktu berjualan dari pagi hingga malam. Namun momentum perayaan hari kemerdekaan membuat omzetnya melonjak tajam.

“Kalau hari biasa ya lumayan, tapi kalau ada acara besar seperti ini, 2,5 kuintal pun habis hanya dalam beberapa jam,” ujarnya.

Baca Juga:   Komunitas Warteg Indonesia Berbagi Ilmu dalam Pelatihan Memasak di Garut

Di jalur penghubung Bandung–Garut–Pantai Selatan Jawa Barat itu, Dedi dikenal para pelintas wisata sebagai penjual sate dan ayam bakar langganan. Peringatan HUT RI kali ini, bagi Dedi, bukan hanya soal kemeriahan, melainkan juga rezeki nomplok yang datang dari semangat perayaan kemerdekaan. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *