Berita

Dilantik Jadi Kadisdik Garut, Anak Buah Asep Wawan Budiman Malah Dipanggil Kejaksaan

×

Dilantik Jadi Kadisdik Garut, Anak Buah Asep Wawan Budiman Malah Dipanggil Kejaksaan

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Garut Asep Wawan Budiman foto bersama dengan sejumlah staf Disdik Garut selepas dilantik Bupati Abdusy Syakur Amin menjadi Kadisdik definitif, Kamis (14/8/2025).

GOSIPGARUT.ID — Kamis siang (14/8/2025) seharusnya menjadi hari penuh senyum bagi Asep Wawan Budiman. Pejabat yang selama ini menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik) Garut itu resmi dilantik menjadi kepala dinas definitif oleh Bupati Abdusy Syakur Amin di Pendopo Garut.

Namun di balik suasana pelantikan yang meriah, kabar lain justru membuat alis banyak orang terangkat. Sejumlah kepala bidang (Kabid) dan kepala seksi (Kasi) di Dinas Pendidikan yang menjadi bawahan Asep Wawan dikabarkan sedang berada di Kejaksaan Negeri Garut untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam sesi foto bersama di depan Kantor Disdik selepas pelantikan, absennya para Kabid dan Kasi terlihat mencolok. Foto yang diterima GOSIPGARUT.ID hanya menampilkan Asep Wawan bersama staf, tanpa satu pun wajah pejabat eselon di bawahnya.

Baca Juga:   MAXY Academy Ajak Generasi Muda Belajar Digital Ads dan Desain Visual Gratis

Ketika dikonfirmasi, seorang Kabid mengaku tengah berada di Kejari Garut bersama beberapa pejabat lainnya. “Kasus di tahun 2020, saat Pak Kadisdik yang baru dilantik masih menjabat Kabid SMP,” ujarnya singkat, enggan merinci duduk perkara.

Kepada wartawan, Bupati Syakur Amin tak membantah kabar itu. Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan buntut dari persoalan lama yang terjadi di masa kepemimpinan Kadisdik sebelumnya, Ade Manadin. “Itu hanya kena getahnya dari Kadisdik lama. Semoga kasusnya cepat beres,” kata Syakur.

Baca Juga:   Gandeng MiiTel, Grand Anara Airport Hotel Hadirkan Layanan Tamu yang Lebih Modern

Informasi yang beredar menyebut setidaknya Kabid SD berinisial S dan Kabid SMP berinisial T hadir di Kejari pada hari pelantikan. S membantah jika disebut diperiksa, namun ia mengklaim kedatangannya ke kejaksaan “hanya silaturahmi”. Berbeda dengan S, pejabat lainnya mengakui adanya pemeriksaan terkait proyek tahun 2020.

Ironi ini menjadi perbincangan hangat di internal Pemkab Garut. Di satu sisi, Asep Wawan resmi menakhodai Dinas Pendidikan. Di sisi lain, sejumlah anak buahnya justru harus berurusan dengan penyidik. (Ad/Yuyus)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *