Peristiwa

Tanah Longsor Tewaskan Bocah 10 Tahun di Banjarwangi Garut, Longsoran Susulan Perparah Situasi

×

Tanah Longsor Tewaskan Bocah 10 Tahun di Banjarwangi Garut, Longsoran Susulan Perparah Situasi

Sebarkan artikel ini
Bocah 10 tahun tewas tertimbun longsor di Kampung Cipongpok, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Minggu malam (3/8/2025).

GOSIPGARUT.ID — Bencana tanah longsor kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Garut. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal dunia usai tertimbun material longsor yang menerjang rumahnya di Kampung Cipongpok, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Minggu malam (3/8/2025).

Tanah longsor terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Banjarwangi sejak sore. Material longsoran dari tebing setinggi 7 meter di belakang rumah menerjang bagian belakang rumah milik Wiwin Widiawati, mengakibatkan dinding rumah jebol.

Korban, Gina Siti Padilah (10), saat itu tengah tertidur bersama ibunya di ruang tengah. Sementara pamannya, Jae (35), tidur di bagian loteng rumah dua lantai tersebut. Kedua korban tertimpa reruntuhan akibat longsor.

Baca Juga:   Dipicu Perbuatan Cabul Ustaz, Bangunan Tempat Mengaji di Garut Dibakar Massa

Gina Siti Padilah, anak dari pasangan Wiwin Widiawati dan Ayat Hidayat, menjadi korban jiwa dalam insiden ini. Ia sempat hilang tertimbun dan baru ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga setempat. Sayangnya, nyawa korban tak tertolong.

Paman korban bersama seorang warga lain, Pandi (55), berupaya melakukan pencarian secara manual. Namun, saat evakuasi tengah berlangsung, terjadi longsor susulan yang semakin memperparah situasi. Setelah penggalian manual, jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan segera dipindahkan ke rumah kerabat untuk dimakamkan.

Baca Juga:   Keracunan Makanan, Puluhan Warga Garut Dilarikan ke Rumah Sakit

Mendapat laporan dari warga, empat anggota Polsek Banjarwangi langsung melakukan pemeriksaan dan dokumentasi di lokasi kejadian. Petugas yang turun ke lapangan adalah Aiptu Riawan Atmaji, Bripka Melik Sulaksana, Bripka Bambang Eka Prayoga, dan Bripka Angga Soparingga.

Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, menyampaikan bahwa selain melakukan observasi dan olah TKP, petugas juga memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi longsor susulan.

Di mana dan kapan peristiwa terjadi?

Bencana terjadi pada Minggu malam (3/8/2025) sekitar pukul 23.30 WIB di RT 05/RW 01, Kampung Cipongpok, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Banjarwangi dan langsung ditindaklanjuti pada dini hari Senin (4/8/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga:   DPC PDIP Garut Gelar Syukuran Atas Dilantiknya Jokowi - Ma'ruf Amin

Kondisi geografis rumah korban yang berada tepat di bawah tebing setinggi 7 meter, ditambah hujan deras yang mengguyur sejak sore, diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor. Bangunan rumah dua tingkat tersebut terdiri dari lantai bawah permanen dan lantai atas dari kayu, dengan bagian belakang langsung menghadap ke tebing tanah. (Aka S)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *