Peristiwa

Lakalantas di Jalan Limbangan-Nagreg Sebabkan Dua Tewas, Penyebrang Jalan dan Sopir Avanza

×

Lakalantas di Jalan Limbangan-Nagreg Sebabkan Dua Tewas, Penyebrang Jalan dan Sopir Avanza

Sebarkan artikel ini
Mobil Avanza hitam rusak parah setelah menabrak penyebrang jalan dan pagar pembatas jalan. Dua orang tewas dalam kejadian itu.

GOSIPGARUT.ID — Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Raya Limbangan – Nagreg atau di Kampung Sukadana, Desa Cigagade, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, pada Senin pagi (25/03/2024). Kejadian yang dipicu oleh mobil Avanza yang melaju dengan kecepatan tinggi itu, menyebabkan dua korban tewas.

Korban pertama adalah Oban (42), warga Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Ia tewas setelah ditabrak mobil Toyota Avanza Nopol D 1721 VDI ketika sedang menyebrang jalan. Sementara korban kedua yakni Bayu (41), sopir Toyota Avanza warga Kota Bandung. Ia tewas karena mobil yang dikemudikannya menabrak pagar pembatas jalan setelah menabrak Oban.

Baca Juga:   Rumah Semi Permanen di Cigedug Ludes Terbakar, Pemilik Merugi Rp50 Juta

Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi, mengatakan lakalantas itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Diawali oleh mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Bayu datang dari arah Limbangan menuju Nagreg. Sewaktu melintasi jalan yang kondisinya lurus dan datar, diduga karena kecepatan tinggi dan minimnya pencahayaan, mobil itu menabrak penyebrang jalan yakni Oban.

Baca Juga:   Rumah Panggung di Cisewu Ambruk, Pemilik Diungsikan ke Tetangga Terdekat

Pada saat itu Oban tengah berada di bahu jalan sebelah kiri dan hendak menyebrang jalan raya. Namun naas ia harus kehilangan nyawa karena ditabrak oleh mobil berwarna hitam tersebut. Bahkan tidak hanya menabrak penyebrang jalan, namun mobil yang dikemudikan Bayu itu terus melaju hingga akhirnya terhenti karena menabrak pagar pembatas jembatan.

“Akibat dari kejadian itu Oban tewas di tempat kejadian. Begitupun dengan Bayu, sama tewas di lokasi setelah mobil yang dikemudikannya menabrak pagar pembatas jalan,” jelas Aang.

Baca Juga:   Lima Warga Garut Terjebak dalam Septic Tank, Tiga Tewas Karena Hirup Gas Beracun

Ia menyebutkan juga, bahwa kerugian material yang ditimbulkan dari lakalantas itu ditaksir mencapai Rp20 juta. Aang mengakui pihaknya telah mengevakuasi jenazah ke Puskesmas terdekat, dan untuk barang bukti kendaraan akan dibawa ke Mapolres Garut guna penyelidikan lebih lanjut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *