GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut saat ini tengah membangun sarana infrastruktur berupa jalan dan jembatan di jalur yang menghubungkan Desa Bungbulang dengan Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Jika pembangunan sarana infrastruktur itu sudah rampung, maka konektifitas antara dua desa tadi akan tersambung kendaraan roda empat (mobil).
Selama ini, menurut Kepala Desa Gunamekar Evie Eryani, arus lalu lintas yang menghubungkan Desa Bungbulang dengan Gunamekar hanya mengandalkan roda dua (sepeda motor). Jika saja ada warga dari arah Bungbulang mau masuk Gunamekar dengan menggunakan mobil, maka harus berputar ke tempat jauh karena satu-satunya akses yang bisa dimasuki kendaraan roda empat cuma ada di sana.
“Pembangunan jembatan ini menjadi momen bersejarah bagi Desa Gunamekar, menggantikan jembatan gantung yang sudah ada selama 40 tahun. Kami merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bapak Bupati Rudy Gunawan dalam mewujudkan perubahan tersebut,” ucap dia, Selasa (15/8/2023).
Evie berharap pembangunan sarana infrastruktur itu menjadi berkah bagi masyarakat setempat. Dengan panjang jalan sekitar 1.450 meter dan lebar 3 meter serta jembatan sepanjang 30 meter dan lebar 3 meter, proyek tersebut diharapkan akan memberikan dampak positif secara signifikan dalam mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Manfaat dari pembangunan infrastruktur ini pun bukan dirasakan untuk desa kami saja, melainkan desa-desa lainnya juga seperti Desa Bungbulang, Margalaksana, dan Tanjungmulya. Soalnya warga di desa-desa tersebut juga melewati Jembatan Cirompang yang sedang dibangun,” katanya.
Sementara Bupati Rudy Gunawan saat meninjau pembangunan jalan dan jembatan di Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Senin (14/8/2023), mengungkapkan tekadnya untuk mempercepat pembangunan jalan dan jembatan itu dengan kualitas yang baik.
“Ini memang ukuran jalannya kecil. Tapi nanti saya akan tambah lagi di anggaran perubahan,” ucapnya.
Menurut Bupati, saat jembatan yang menghubungkan Desa Gunamekar dengan Ibu Kota Kecamatan Bungbulang rusak, memaksa warga harus menempuh perjalanan ekstra jauh. Namun, komitmen dia untuk memulihkan infrastruktur daerah itu tergambar jelas dalam alokasi anggaran sekitar Rp1,1 miliar rupiah untuk perbaikan jembatan.
Bahkan, lanjut Rudy, pihaknya akan membuat jembatan baru khusus kendaraan mobil agak bisa melewati jembatan ini. Ia memaparkan, bahwa besi dan pasir yang digunakan untuk membangun jembatan ini sudah cukup bagus, dan pihaknya akan terus melakukan pengecekan secara berkala agar jembatan dapat kuat ketika digunakan.
“Nanti masyarakat bisa pakai mobil ke sini, bisa ada penghubung antara Ibukota Bungbulang dengan Gunamekar,” tuturnya.
Rudy juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi proses pembangunan itu. Ia menegaskan bahwa jika proyek tersebut berjalan sesuai rencana, pihaknya akan memberikan apresiasi yang pantas. Namun, jika ada koreksi yang diperlukan, Bupati juga siap untuk melaksanakannya demi tercapainya hasil yang terbaik. (Yan AS)



















