Berita

Atap SDN 1 Bunisari Malangbong Ambruk, Wabup Garut Sebut Akibat Sudah Lapuk

×

Atap SDN 1 Bunisari Malangbong Ambruk, Wabup Garut Sebut Akibat Sudah Lapuk

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau kondisi salah satu kelas di SDN 1 Bunisari, Kecamatan Malangbong, yang mengalami atap ambruk, Selasa (4/10/2022). (Foto: Yogi Budiman)

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati (Wabup) Helmi Budiman meninjau kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (4/10/2022), pasca atap salah satu ruang kelasnya ambruk. Ia menyebut hal itu disebakan atapnya yang sudah mulai lapuk.

“Menurut bapak ibu gurunya juga kepala sekolah, sekolah ini dibangun tahun 1983. Jadi memang kalau lihat dari struktur, kemudian juga atapnya memang sudah pada lapuk,” ujar dia.

Wabup Garut mengatakan, sebelum ke lokasi, dirinya menjenguk terlebih dahulu 4 siswa tertimpa atap yang tengah dirawat di Puskesmas terdekat.

Baca Juga:   Dilaunching Wabup Garut, Baznas Perbaiki 87 Rumah Tidak Layak Huni

“Tadi saya langsung ke Puskesmas dan sudah ditangani dengan baik, sekarang sudah bisa pulang ke rumah. Saya nanti ketemu sama dokternya (katanya ada) luka ya ada dijahit dan pulang dilakukan rawat jalan,” katanya.

Sebetulnya, imbuh Wabup, jumlah kelas di SDN 1 Bunisari sudah mencukupi. Namun, yang kondisinya cukup bagus hanya ada 4 kelas.

Baca Juga:   Tingginya Antusias Masyarakat, KAI Perpanjang Rekrutmen Eksternal 2025 Hingga 3 September

“Itu juga sebenarnya sudah harus direhab hanya 4 kelas. Jadi kami terpaksa yang digunakan hanya yang 4 kelas ini, 3 kelas yang lainnya tidak boleh digunakan karena saya lihat struktur atapnya sudah lapuk,” tambah dia.

Guna mengantisipasi hal serupa, Wabup meminta dinas terkait untuk segera mengantisipasi hal tersebut dan berharap ambruknya atap sekolah yang terjadi di SDN 1 Bunisari ini merupakan kejadian terakhir.

Baca Juga:   Ketua RW di Perum Bumi Malayu Fasilitasi Warga dengan Internet Gratis

“Jadi semua sekolah harus dilakukan inspeksi, lakukan dengan seluruh kemampuan kita supaya tidak ada lagi yang ambruk. Untuk anak-anak dan orangtua, saya mohon maaf ya kami, tadi saya sudah tugaskan kepala dinas kesehatan (maupun) Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang terbaik (dan) gratis sampai sembuh,” tutupnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *