GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan mengatakan akan mengajak para penggagas acara “Ngopi di Pengkolan” untuk berangkat ke Ho Chi Minh City, Vietnam, sebagai bentuk apresiasi karena mereka sudah membuat acara cukup membanggakan yang diselenggarakan di pusat keramaian Kota Garut itu.
Selama di Ho Chi Minh City, Sebagaimana ditegaskan Bupati Rudy Gunawan saat menghadiri acara “Ngopi di Pengkolan” di pelataran depan Gedung Bank BJB Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Sabtu (1/9/2022), ke-10 penggagas dari Vortable.id itu akan melakukan studi tiru bagaimana kopi bisa menjadi daya tarik wisatawan di kota tercantik Vietnam tersebut.
“Saya berharap nanti APBD akan memberikan untuk studi tiru bagaimana kopi itu dibuat sedemikian rupa tidak terlalu mahal, tetapi enak dan juga memang disukai, karena café di Garut ini sudah luar biasa banyaknya selalu menampilkan kopi,” ucapnya.
Rudy berharap, dengan studi tiru di Ho Chi Minh City yang dulunya bernama Saigon, ibukota Vietnam Selatan, itu nantinya bisa merekonstruksi bisnis kopi di Kabupaten Garut.
Menurut dia, sesuatu yang akan dipasarkan itu perlu ditampilkan hingga dirasakan, sehingga ia menyambut baik event “Ngopi di Pengkolan” yang diselenggarakan Vortable.id bekerjasama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro (Diskop UKM) Garut dan Bank BJB Cabang Garut tersebut.
“Ini adalah bagian daripada ekonomi kreatif di antaranya menyangkut subtema kuliner. Kuliner itu apapun, dan kopi bagian daripada kuliner. Oleh sebab itu saya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada penggagas Kang Erwin dan kawan kawan, yang juga telah memberikan satu pembuktian bahwa kuliner di Kabupaten Garut akan menjadi bagian yang bisa memberikan daya tarik orang berkunjung ke Garut,” ujar Rudy.
Sementara itu, Direktur Vortable juga selaku ketua panitia acara, Dhani Omar Dien, berharap kegiatan “Ngopi di Pengkolan” bisa terus berkelanjutan setiap tahun. Ia menuturkan pihaknya berkeinginan bisa membantu para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Garut dengan membuat event produk khas Garut yang lainnya.
“Mungkin nanti produk-produk yang lain kita bikin sehingga makanan atau produk khas Garut punya ciri khas tersendiri yang punya agenda event per tahun. Seperti di tahun ini kita punya bakso aci, di bulan ini kita ada kopi, di bulan apa kita ada dodol, burayot atau apapun yang lainnya. Mudah-mudahan semua bisa terlaksana dan Bapak Bupati selalu mendukung,” pungkasnya. (Yan AS)



.png)











