GOSIPGARUT.ID — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI turun tangan untuk menuntaskan pembangunan sentra kuliner ikan di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, yang mengalami kegagalan. KKP berkomitmen melanjutkan pembangunan sentra kuliner ikan yang terkendala di 2021 dan baru mencapai 50 persen itu.
“Kami targetkan bisa selesai di tahun ini. Bersama-sama dengan Bapak Bupati dan jajaran, mudah-mudahan tahun ini bisa selesai sentra kuliner dan menjadi destinasi wisata kuliner yang baru di Kabupaten Garut tentunya,” ujar Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP RI Erwin Dwiyana, saat bertemu Bupati Rudy Gunawan belum lama ini.
Senada dengan Erwin, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Garut, Sofyan Yani, juga berharap pembangunan sentra kuliner ikan bisa selesai sehingga dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan.
Menurut dia, kegiatan transaksi di Pasar Ikan Tarogong itu dulunya sudah bagus. Namun penghasilannya hanya dari satu jenis, yaitu dari penjualan ikan basah, baik ikan konsumsi maupun ikan benih.
“Nanti kalau sudah dibentuk, kegiatan keseluruhan pembangunan seperti ini, selain ikan basah juga nanti ada olahan tersedia lewat oleh-oleh, dan kuliner. Kuliner itu ada mungkin makanan ya siap (saji seperti) restoran yang bersumber dari ikan dominannya. Karena ini dalam rangka meningkatkan pembangunan perikanan,” tutur Sofyan.
“Manfaatnya nanti banyak (seperti) penyerapan tenaga kerja, kemudian pemanfaatan lainnya juga ini sumber ekonomi. Yang ketiga sebagai sumber PAD Pemda, karena inikan nanti kalau di pihak ketigakan (atau) disewakan atau dikelola itu ada pemasukan buat pemerintah daerah sebagai sumber PAD,” tambahnya. (IK)



.png)










