GOSIPGARUT.ID — Sebagai upaya mendukung peningkatkan produksi tanaman padi, sebuah kelompok tani di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, membangun irigasi desa. Peletakan batu pertama pembangunan irigasi tersebut dilakukan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat, Selasa (26/4/2022).
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Cisewu, Odin Supiyadin mengatakan, kelompok tani yang melaksanakan pembangunan irigasi itu adalah Kelompok Tani Mekarsari. Berdomisili di Desa Sukajaya, kelompok tersebut memiliki lahan pesawahan seluas 60 hektare di mana sistem pengairannya mengandalkan Sungai Ciencit yang kini menjadi lokasi pembangunan irigasi.
“Kelompok Tani Mekarsari melaksanakan pembangunan irigasi itu secara swakelola. Sumber dana pembangunannya berasal dari bantuan Dinas Pertanian Garut (Dana alokasi khusus/DAK tahun 2021) senilai Rp142.750.000,” ujar dia, saat dihubungi selepas pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan irigasi.
Odin menambahkan, debet air yang disalurkan Sungai Ciencit ke areal pesawahan di sekitarnya relatif cukup besar. Dengan pertimbangan itulah, maka Dinas Pertanian mau mengucurkan bantuan dana untuk pembangunan irigasi dalam kegiatan optimalisasi lahan rehab irigasi desa.
“Irigasi ini diyakini mampu mengairi lahan pesawahan seluas 60 hektar, di mana per hektarnya dalam sekali panen bakal mengasilkan produksi padi sekitar 5,7 ton. Sedangkan sebelum dibangun irigasi, penghasilannya kurang sedikit dari itu,” katanya.
Odin menjelaskan, irigasi yang dibangun di Sungai Ciencit itu panjangnya mencapai 511 meter, dengan rincian 461 meter dibiayai oleh dana bantuan DAK, dan 50 meter lagi merupakan swadaya kelompok. “Kami mohon dukungan dari semuanya, semoga pembangunan irigasi tersebut berjalan lancar,” tutupnya. ***



.png)











