GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, pada Sabtu malam (27/11/2021) menyebabkan atap bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 11 Garut roboh.
Salah seorang guru SMKN 11 Garut, Randi Hayatulhusna melaporkan, peristiwa robohnya atap di dua ruang kelas sekolah tersebut terjadi sekitar pukul 20:30 WIB ketika hujan deras sedang mengguyur bangunan sekolah yang beralamat di Jalan Purwabhakti Cisewu, Kabupaten Garut, itu.
“Dua bangunan itu sudah lama dikosongkan karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Jadi kondisi bangunan yang atapnya roboh tersebut sudah tidak dipakai KBM (kegiatan belajar mengajar),” ujar dia.
Hal senada disampaikan Kepala SMKN 11 Garut, Hj Enden Lesmanawati saat dihubungi lewat sambungan Watsapp, bahwa dua ruang kelas yang atapnya roboh itu sudah lama dikosongkan karena kondisinya mengkhawatirkan.

“Bangunan itu berdiri di tanah labil, sering terjadi pergeseran tanah yang menyebabkan rusaknya bangunan,” jelas dia, Minggu (28/11/2021).
Enden mengakui bahwa pihaknya sudah beberapa kali memperbaiki kerusakan pada bangunan yang dibangun di atas tanah labil itu. Tapi, karena sering terjadi pergeseran tanah, kerusakan pun terus berulang.
“Akhirnya perbaikan pun dihentikan dan bangunan tidak digunakan karena khawatir terjadi apa-apa,” katanya seraya menambahkan, guna memperbaiki bangunan tersebut pihaknya akan berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. ***



.png)












