GOSIPGARUT.ID — Para petani dari Kelompok Tani “Miang Mukti” di Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, dalam empat hari terakhir ini sedang membangun kandang peternakan sapi. Kandang itu sengaja dibangun untuk mempersiapkan datangnya sapi-sapi bantuan dari program Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) Kementerian Pertanian (Kementan).
Menurut ketua kelompoknya, Ohan Wahlan, target pembuatan kandang berukuran 15 x 6 meter tersebut harus selesai selama 18 hari. Nantinya, setelah pembangunan kandang selesai, maka sebanyak 8 ekor sapi pedaging bantuan program UPPO akan menghuni kandang yang berlokasi di Kampung Datarmuncang itu.
“Selain sapi, di sekitar kandang itu pun akan disimpan mesin pengolah limbah yang nantinya akan dijadikan pupuk organik. Mesin tersebut kami simpan di tempat khusus tapi masih bagian dari kandang,” ujar dia, saat ditemui di lokasi pembuatan kandang peternakan sapi Kelompok Tani “Miang Mukti”, Selasa (29/6/2021).
Ohan menjelaskan, dana pembuatan kandang itu bersumber dari bantuan program UPPO Kementan juga, yang di dalamnya ada alokasi untuk pembelian sapi dan mesin pengolah limbah.
“Jadi bantuan ini diberikan pemerintah berupa uang, sebesar Rp200 juta. Dari dana tersebut dialokasikan untuk membuat kandang, membeli 8 ekor sapi, dan membeli mesin pengolah limbah,” terangnya.
Ohan mengaku senang dengan turunnya bantuan program UPPO tersebut. Karena, dengan begitu, Desa Mekarmukti yang semula tidak memiliki kelompok tani yang menyelenggarakan peternakan sapi, kini sudah mempunyai walau hanya satu kelompok.
“Mudah-mudahan peternakan sapi ini bisa berkembang dan mampu menutupi kebutuhan masyarakat setempat akan daging sapi. Kami optimis pada Idul Adha tahun depan, kami sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan sapi kurban,” katanya.

Hal senada disampaikan Karyana dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Peternakan dan Perikanan Wilayah VII Kabupaten Garut, bahwa peternakan sapi yang dikelola oleh Kelompok Tani “Miang Mukti” adalah yang pertama untuk Kecamatan Talegong. Sebab sebelumnya, warga di sana cenderung beternak domba, kambing, dan kerbau.
“Kalau untuk kebutuhan akan domba, kambing, atau kerbau, masyarakat di sini sudah bisa memenuhinya secara mandiri. Bahkan, selain untuk kebutuhan sendiri, para peternak domba, kambing, dan kerbau di Talegong pun sudah bisa mensuplai ke luar daerah,” ujarnya.
Karyana berharap, peternakan sapi yang dikelola Kelompok Tani “Miang Mukti” dapat berkembang dan mampu menciptakan peternak-peternak sapi lain di Kecamatan Talegong. Nantinya, masyarakat setempat tidak usah membeli ke luar daerah jika membutuhkan hewan sapi, melainkan bisa didapatkan dari peternak-peternak di kampung sendiri. ***


.png)






