Berita

Dapat Bantuan Bupati Garut, Kelompok Talaga Aren Mengaku Bahagia

×

Dapat Bantuan Bupati Garut, Kelompok Talaga Aren Mengaku Bahagia

Sebarkan artikel ini
Anggota kolompok industri Talaga Aren sedang memproduksi gula semut disaksikan Kepala UPT Disperindag ESDM Kecamatan Cisewu, Ade Ridwan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kebahagiaan sedang dirasakan kelompok industri Talaga Aren di Kampung Cikupa, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Pasalnya, kelompok yang memproduksi gula semut ini mendapat bantuan dari Bupati Rudy Gunawan berupa seperangkat alat-alat produksi.

Ketua Kelompok Talaga Aren, Mahrup (40) mengatakan, bantuan hibah dari Bupati Garut berupa seperangkat alat-alat produksi gula semut itu terdiri dari wajan (katel), golok, sortirisasi (saringan), sabuk pengaman untuk menyadap nira, dan oven pengering gula semut.

“Jumlah alat produksi gula semut itu, kecuali oven, sebanyak 20 unit yang diperuntukan bagi 20 anggota kelompok. Sedangkan oven hanya satu untuk satu kelompok, dengan kapasitas tiga kwintal gula semut yang akan dikeringkan,” kata dia, Selasa (5/1/2020).

Baca Juga:   Pengalaman Berkesan Menikmati Keindahan Alam Indonesia Melalui Jendela Kereta Panoramic

Mahrup mengaku bahagia dengan bantuan tersebut. Oleh karena itu pihaknya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Rudy Gunawan yang telah peduli memberikan bantuan guna meningkatkan produksi gula semut yang dihasilkan para anggota kelompoknya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Ade Ridwan (Kepala UPT Dinas Perindag ESDM Kecamatan Cisewu) yang telah mengupayakan usulan bantuan alat-alat ini sehingga bantuan akhirnya kami terima. Alat-alat produksi ini memang sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:   Pj Bupati Garut Lantik 10 PNS Baru Lulusan PKN STAN, Berikut Daftar Nama-namanya

Kepala UPT Dinas Perindag ESDM Kecamatan Cisewu, Ade Ridwan, membenarkan jika bantuan alat-alat produksi yang diterima kelompok Talaga Aren itu memang suatu hal yang sangat dibutuhkan para anggota kelompok. Ia berharap, mudah-mudahan dengan bantuan tersebut dapat meningkatkan etos kerja yang berimbas pada peningkatan hasil produksi.

“Selama ini, kelompok Talaga Aren mampu menghasilkan produksi gula semut sebanyak 1,2 ton per minggu. Sebelum pandemi Covid-19 bahkan menyentuh angka 2 ton per minggu,” terangnya.

Ade menjelaskan, gula semut produksi kelompok Talaga Aren yang langsung dibuat dari nira (bukan berbahan baku gula aren batangan) memiliki pasar tersendiri di Bandung dan Jakarta. Saban minggunya, permintaan pasar tidak pernah terlayani karena jumlah produksi yang dihasilkan stagnan di angka 1,2 sampai 2 ton.

Baca Juga:   Akhirnya BKN Beri Kebijakan Pelamar Seleksi CPNS Tahun 2024 Pakai Meterai Tempel, Begini Penggunaannya

“Maka tak heran jika pasar ada yang meminta barang dari perusahaan gula semut lain. Nah, mudah-mudahan saja, dengan bantuan alat ini hasil produksi bisa meningkat,” kata dia. <b>***</b>

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *