oleh

Revitalisasi Pasar Bandrek, Pilot Projeck Pasar Modern di Garut Utara

GOSIPGARUT.ID — Revitalisasi Pasar Bandrek di Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, diharapkan menjadi pilot projeck pembangunan pasar modern di Garut Utara.

Revitalisasi Pasar Bandrek yang dinamai Pasar “Bumdes Sawargi” menggunakan lahan carik desa seluas 2400 meter persegi, yang berlokasi di Kampung Bandrek RT02/RW 01, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.

Menurut Kepala Desa Sukamerang, Bunyamin, revitalisasi Pasar Bandrek dilakukan sebagai upaya mendongkrak pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Nantinya, diharapkan masyarakat terbantu pemulihan ekonomi pasca pandemi sebagai upaya mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Saya sangat mendukung revitalisasi Pasar Bandrek, karena jelas tujuan dan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Dampak terhadap kemajuan ekonomi nantinya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata dia didampingi Ketua Panitia Pembangunan Pasar Bandrek, Muhtar, Jum’at (19/11/2020).

Baca Juga:   Sejumlah Pedagang di Pasar Induk Garut Keluhkan Sepinya Pembeli Saat PSBB

Terkait perizinan seperti Amdal, rekomendasi tata ruang, rekomendasi LP2B, Muhtar yang didampingi Ketua Bumdes Desa Sukamerang Aris Baharudin, Ketua BPD Enjang Nasrulloh, dan Tim Verifikasi Apri Dedi Permana, mengatakan sedang diurus ke dinas terkait.

“Proses perizinan seperti Amdal dan sebagainya sedang kami urus. Kami dari pihak panitia juga tidak akan mengorbankan para pedagang yang nantinya membeli kios di Pasar Bumdes dengan tidak jelasnya legalitas dan perizinan,” kata Muhtar.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Segera Verifikasi Usulan Calon DOB Garut Utara

Menurutnya, berdasarkan berita acara Tim Komisi Survey Lapangan Pembangunan Pasar Bumdes Sawargi Sukamerang yang dilaksanakan pada Rabu (21/10/2020) lalu revitalisasi pasar layak untuk dilaksanakan.

Dijelaskan Muhtar, berdasarkan hasil kajian Tim Komisi Survey Lapangan yang tertuang dalam berita acara, pembangunan pasar layak untuk dilaksanakan, sehingga sambil proses perizinan diurus, pembangunan TPS (tempat pasar sementara) mulai dilaksanakan.

Baca Juga:   Pondasinya Amblas, Jembatan Cikopeng Terancam Roboh

“TPS itu dibangun untuk menumbuhkan kepercayaan warga pasar bahwa revitalisasi pasar jadi dilaksanakan, bukan berarti tidak mengindahkan perizinan, karena kami sedang menempuh proses perizinan,” kata Muhtar.

Ia menjelaskan, rencananya Pasar Bumdes Sawargi dibangun dua lantai sebanyak 192 kios (146 kios di lantai bawah untuk sayur mayur dan 46 kios di lantai atas untuk pedagang pakaian, counter, alat-alat elektronik, dan sebagainya. (Respati)

Komentar

Berita Terkait