GOSIPGARUT.ID — Sebuah pohon kayu putih berusia puluhan tahun tumbang menimpa Jalan Raya Tasikmalaya-Garut, tepatnya di Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (01/11/2020). Pohon setinggi 20 meter dengan diameter satu meter lebih itu melintang di tengah jalan.
Selain akibat angin kencang, pohon roboh diduga akibat sudah lapuk termakan usia. Beruntung, tidak satupun pengendara maupun warga melintas di lokasi.
“Akibat angin kencang dan kondisi pohon yang sudah menua pohon tumbang di Jalan Raya Tasikmalaya- Garut,” ucap Jembar Adi Setia, Ketua Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, di lokasi.
Akibatnya, arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju Garut dan sebaliknya sempat tersendat. Laju kendaraan sempat terhenti menunggu proses evakuasi.
Tim Tagana, Basarnas, BPBD, TNI dan Kepolisian Resort Tasikmalaya turun ke lokasi. Petugas gabungan berupaya memotong badan pohon dengan gergaji mesin.
“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, tim gabungan langsung menerjunkan beberapa anggota dengan perlengkapan lengkap seperti gergaji mesin dan lainnya. Setelah berjibaku dengan waktu dibantu masyarakat sekitar, pohon yang melintang di badan jalan akhirnya bisa dievakuasi dengan dipotong berukuran kecil untuk memudahkan pengangkutan dan pembersihan,” kata Jembar.
“Alhamdulilah, kita tadi evaluasi sekitar satu jam lebih pohon yang melintang dan lalu lintas kembali normal,” tambah dia.
Jembar mengimbau agar pengendara yang hendak balik ke kota besar lebih waspada melintasi jalanan yang pinggirnya ditumbuhi pohon besar. Antisipasi, pohon serupa roboh, petugas berencana memotong satu pohon tua lainnya.
“Kami akan potong satu pohon tua lagi. Khawatir roboh dan nenimpa pengendara jalan,” pungkas Jembar. (dtc)



.png)











