Berita

Radio Komunitas Rasi FM Cisewu Diberitakan Media Tiongkok Xinhua

×

Radio Komunitas Rasi FM Cisewu Diberitakan Media Tiongkok Xinhua

Sebarkan artikel ini
Berita di media Xinhuanet. (Foto: tangkapan layar)

GOSIPGARUT.ID — Radio komunitas Rasi FM yang bermarkas di Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, diberitakan media milik Kantor Berita Tiongkok, Xinhua, berkat keikutsertaannya mensosialisasikan penanganan wabah Covid-19 kepada masyarakat.

Berita yang dipublish www.xinhuanet.com pada Sabtu, 10 Oktober 2020, itu mengulas tentang banyaknya radio komunitas di Indonesia yang telah menggunakan salurannya untuk membantu mengedukasi masyarakat tentang pandemi Covid-19.

“Di antaranya adalah Rasi FM yang berbasis di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat,” demikian tulis www.xinhuanet.com dengan judul berita dalam Bahasa Inggris: “Feature: Community radios help educate Indonesian public about Covid-19”.

Baca Juga:   BSI Maslahat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Penyintas Banjir Di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan

Diberitakan Xinhua, pendiri Rasi FM Latief Rochyana mengatakan, pada tahap awal wabah Covid-19, informasi yang salah dan hoax membanjiri media sosial dan warga yang kebingungan khawatir ke mana harus mendapatkan kebenaran.

“Ada sejumlah besar informasi Covid-19. Rasi FM telah membantu berbagi informasi yang berguna dan memverifikasi beberapa informasi yang belum diverifikasi,” kata Rochyana kepada Xinhua, Sabtu.

Rasi FM memang kreatif dalam pendekatannya. Ada momen ketika presenter Rasi FM menyisipkan fakta Covid-19 di antara interval musik mulai pukul 2 siang sampai pukul 10 malam. Pemateri menjelaskan hal-hal mendasar seperti apa itu Covid-19, seberapa berbahayanya dan bagaimana cara mencegah infeksi.

Baca Juga:   Ada Shaun The Sheep Raksasa di Grand Galaxy Park Bekasi

Pekerjaan lain yang telah dilakukan radio komunitas adalah program yang disebut iklan layanan masyarakat atau ILM yang berdurasi satu hingga dua menit. Program yang diproduksi oleh jaringan radio komunitas Indonesia (JRKI) berkampanye tentang menjaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun.

Sesekali, Rasi FM menyiarkan talkshow dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten seperti ahli medis dan polisi kepada pendengar.

Baru-baru ini, Rasi FM bekerja sama dengan sekolah menengah dan lembaga pelatihan untuk menyiarkan materi edukasi ketika sebagian warga tidak dapat mengikuti kegiatan belajar jarak jauh akibat gangguan koneksi internet.

Baca Juga:   Pemkab Garut Matangkan Pengamanan Nataru, Fokus pada Kelancaran Lalu Lintas dan Kesiapsiagaan Bencana

Semua program di Rasi FM dijalankan oleh 15 orang dan seluruh warga sekitar yang memiliki pekerjaan mulai dari petani hingga tukang ojek.

“Di sini tukang ojek hanya beroperasi pada siang hari. Malam hari bisa siaran melalui radio,” kata Rochyana. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *