oleh

Komisi V DPR RI Minta Masyarakat Pameungpeuk Tidak Tinggal di Bantaran Sungai

GOSIPGARUT.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Hj. Nurhayati Monoarfa, meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Bojongmongkong, Desa/Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jum’at (16/10/2020).

Selain meninjau lokasi bencana, kehadiran politisi PPP ini juga dalam rangka menyerahkan bantuan logistik untuk korban banjir bandang di Garut Selatan. Ia didampingi Ketua DPC PPP H. Agus Hamdani dan seluruh anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Garut.

Bantuan diserahkan Nurhayati dan diterima langsung oleh Bupati Garut, H. Rudy Gunawan di Posko Bencana Garut Selatan di Kecamatan Pameungpeuk.

Nurhayati meminta masyarakat yang sudah kembali ke rumah pasca terkena banjir bandang untuk terus waspada dan tidak memaksakan diri tinggal di dekat aliran (bantaran) sungai karena sangat berbahaya. Masyarakat pun diminta tidak sembarangan membuang sampah ke sungai sehingga mengakibatkan pendangkalan sungai yang mengakibatkan banjir bandang.

Baca Juga:   Kasus Stunting di Kabupaten Garut Ditemukan Bertambah

“Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah pendangkalan sungai akibat sampah yang menumpuk. Untuk itu, masyarakat tidak boleh membuang sampah sembarangan ke sungai karena bisa mengakibatkan banjir,” tandas dia.

Nurhayati menjelaskan, kedatangannya dia ke lokasi bencana itu bersama mitra kerjanya yaitu Kementrian PUPR, Basarnas, dan BPWS untuk membuat master plan guna melakukan upaya penanggulangan bencana Pameungpeuk, sehingga pihaknya bisa mengetahui apa saja program yang dapat dilakukan agar bencana tidak terulang kembali.

Baca Juga:   APPSI Garut Minta Revitalisasi Pasar Desa Jangan Berorientasi Proyek Semata

“Bencana banjir bandang tidak boleh terulang kembali, untuk itu harus ada kesadaran masyarakat agar tidak tinggal di aliran sungai dan tidak membuang sampah sembarangan yang mengakibatkan pendangkalan sungai,” ucap dia. (Respati)

Komentar